Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

"Kita mau makan siang di mana, Welas? Cari info dong, bakso yang yummy gemoy gitu, kayak yang diceritain Eva kemarin?" "Siap, Boss!" sahut Welas sambil menahan tawa. "Bakso Tumpeng, Bakso Rasaksa atau Bakso Bathok?" "Kalau Bakso Tumpeng, lima puluh meter lagi." terang Welas serius tapi santai, "Bakso Bathok, dua ratus meter lagi … Kayaknya bagusan yang ini deh, Sei. Di area persawahan gitu lokasinya. Kalau Bakso Raskasa kayaknya bukan sejalan sama kita. Gimana?"
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Sekki mengangguk. Teluk luk adalah sebuah gunung yang terletak di utara Kota H. Gunung itu dikelilingi oleh lautan dengan pemandangan yang menakjubkan. Tempat itu juga adalah sebuah resor wisata di siang hari, jalanan di pegunungan itu pun berkelok-kelok, sehingga menjadi jalanan paling cocok, untuk arena balap di malam hari.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

iseng Bunga. "Iya, aku juga udah titipin salam ke ibu kamu, terus masa dia jawabnya kayak gini 'iya, suruh Bunga cari uang banyak-banyak buat kebutuhan kami di sini', jahat banget nggak sih ibu kamu ngomong kayak gitu. Seenggaknya kasih makanan apa gitu biar anaknya semangat kerja, makanya ibu aku sedih waktu aku cerita soal kamu, ini dia masakin kamu tempe kering. Kamu, kan, dari dulu suka sama tempe kering toh?"
6.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Rendang Basi Dari Mertua

Rendang Basi Dari Mertua

Bu Endang yang saat itu sedang menyapu segera meraih dan membuka tali pengikatnya dan menikmati kerupuk pasir yang pedas itu. “Dil, kamu beli dimana kerupuk ini. Enak sekali!” Kedua mata Fadil membulat sempurna dan berlari ke arah Bu Endang yang tengah menikmati kerupuk pasir. “Bude, itu punya Fadil! Jangan dimakan!” Bu Endang merasa aneh melihat Fadil yang melarangnya memakan kerupuk pasir itu. Fadil hendak meraih kerupuk yang ada di tangan Bu Endang, namun ditepisnya tangan Fadil.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Pak Rt mengutarakan tujuannya, dengan bahasa yang diplomatis dan menggebu, dia bilang ingin mengusir Teuku. "Silakan saja bicara langsung pada orangnya." Aku memanggil Teuku untuk bergabung dengan para bapak aparat kampung ini. "Mereka Rt dan keamanan kampung di sini." Jelasku pada Teuku. "Oh, salam kenal, Pak." Teuku menyambut ramah seperti biasa. "Maaf bapak-bapak. Saye nak buat keributan. Kami sedang rayakan acara pertunangan, bila bapak-bapak berkenan. Mari ikut saye makan-makan. Kami sedang bakar kambing."
9.781.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Istri Super Jorok

Istri Super Jorok

Keras sekali, apa tak pernah dijemur? "Marni," "Enggh ...." "Jangan tidur dulu, banyak tikus di rumahmu. Dia berlarian di atas plafon. Ya Tuhan." "Enggh ...." "Marni!" Brak! "Marniiii, apa ranjang ini dibeli di zaman Belanda?"
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Ipar Ipar Serakah

Ipar Ipar Serakah

Karena jujur saja, harganya juga lumayan mahal karena produk dari salah satu brand terkenal. "Ini aku beli dari mamak mertuamu, Bu Sari. Aku sekarang lagi butuh duit, pas aku lihat di bawah gagangnya ada nama kamu dan Samsul. Jadi akau tawarkan lagi sama kamu, siapa tahu kamu mau balik gantiin. Kan sayang itu, mana ini teflon berat banget, Rin." Lek Siti mulai membuka dus dan mengeluarkan isinya dari dalam.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
DUKUN 99

DUKUN 99

"Masa teman makan teman. Mantan makan mantan." Si Ibu kembali semangat mendengar ocehanku. "Nak Dukun, Ibu bertanya boleh gak?" "Monggo. Tanya apa?" "Anak saya kena teluh, 'kan? Saya tuh masih bingung, apa bedanya santet sama teluh. Trus ada lagi ilmu hitam yang namanya tenung dan guna-guna. Bedanya di mana?" Aku tersenyum. "Bedanya terletak pada media yang digunakan."
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

Anak ini disarankan untuk dirawat setelah menjalani serangkaian pemeriksaan. "Dari hasil rontgen menunjukkan Raka terkena pneumonia." Seperti tersambar petir badan Iman sekarang. Ia pun langsung terduduk di kursi. "Pneumonia itu apa dok?" Tanya Irma tak mengerti. "Sakit radang paru-paru." Jelas dokter tersebut. "Ya ampun.." Irma menutup mulutnya dengan penuh ketakutan. Raka mengalami radang paru.. mungkinkah karena??
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

ucap para peserta. “Pertarungan yang sengit!” Ki Paraswara memecah gemuruh suara dari mulut para penonton. “Kalian berdua menunjukan kualitas yang seimbang, tapi berdasarkan penilaian, Duguk Ireng adalah pemenangnya. Gadahnya hanya terpotong menjadi dua bagian, sementara kapak Murantang hancur berkeping-keping.”
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai ronggeng dukuh paruk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status