Sang Maharaja yang Terlupa
"Sebuah benih, Arga, sebelum ia bisa tumbuh menjadi pohon raksasa yang menaungi seluruh pulau, ia harus dikubur terlebih dahulu. Ia harus dilemparkan ke dalam tanah yang gelap, kotor, dan penuh dengan lumpur. Di dalam kegelapan itu, benih tersebut akan pecah, hancur, dan terasa seperti mati. Namun, justru di dalam kehancuran dan kegelapan itulah akar-akarnya mulai tumbuh, mencengkeram bumi, dan mencari sumber kehidupan yang tak akan pernah bisa dirampas oleh badai apa pun."
Dewi mengelus perutnya yang membuncit, lalu menggenggam tangan Arga dan meletakkannya di sana. "Kita tidak sedang melarikan diri, suamiku. Kita sedang ditanam. Nusantara tidak akan disatukan oleh besi dan ketakutan yang m
Hot Chapters