Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DHAMPYR BESIDE ME

DHAMPYR BESIDE ME

Moist merah pekatnya menghunus Franie hingga tubuh ringkih wanita itu terus bergetar takut. "Aku sempat membaca pikiranmu.. kau tidak tahu apa itu rose blood? Bagaimana mungkin. Apa kau ingin mengelabuiku?" Franie menggeleng kecil. "Ti..Tidak. Aku sungguh tidak tahu apa itu rose blood." balas Franie memberanikan diri.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai roses are red
Baca
+Pustaka
MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

kata Cantigi sambil menunjukkan jam tangan yang dikenakannya. “Tapi, warna merahnya terlihat menyeramkan sekali. Bagaimana kalau itu tempat ‘mereka’?” Rosie tercekat. “Kemungkinan besar iya. Tapi, ah, sudahlah ayo!” kata Cantigi sambil menggandeng tangan Rosie. Mereka berempat pun akhirnya melangkah memasuki kabut merah itu. Satu detik kemudian. DEG!
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai roses are red
Baca
+Pustaka
Langit Merah

Langit Merah

Ia menatap musuhnya. "Sepertinya kalian terlalu meremehkan kami." Hans berucap setelah Helen menghilangkan pusaran air yang mengelilingi mereka. Helen mengangkat tangannya dan seketika Rino menegang. "Argh," Rino berteriak lalu tubuhnya ikut terbaring di dekat Rena.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai roses are red
Baca
+Pustaka
Main Api dengan Mafia

Main Api dengan Mafia

Di sana, telah tertata rapi beberapa keranjang penuh bunga potong: peony, hydrangea, baby's breath, dan tentunya—roses. "Biasanya, ayahnya Kenzo dan Kenzo sendiri sibuk main golf dengan rekan-rekan bisnis mereka. Ibu paling malas ikut. Terlalu banyak basa-basi dan ngebahas saham. Membosankan," jelas Rose sambil tertawa kecil. Nayla ikut tertawa, walau gugup. Tangannya menyentuh kelopak peony sambil menjawab, "Aku senang kok bisa menemani ibu. Terima kasih sudah mengundang aku."
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai roses are red
Baca
+Pustaka
Crystal of Soul : Twins

Crystal of Soul : Twins

batin Yuasa. Yuasa memandang cincin mawar yang diberikan Rosaline padanya, warna merahnya memudar hampir menjadi putih. Apakah perasaan Rosaline memudar sama dengan cincin mawarnya. lalu bagaimana mengembalikannya? Yuasa hanya berharap gadis yang kini bersamanya akan kembali seperti dulu.
1036.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai roses are red
Tampilkan Ulasan (112)
Baca
+Pustaka
Rai Seika
Terima kasih kepada pembaca Crystal of Soul :Twins ~love you all. Terima kasih kepada pembaca yang memberikan gems, sungguh terharu. Banyak-banyak terima kasih. Terima kasih buat semuanya alhamdulillah tamat juga novel ini, rencananya akan ada sekuelnya ^^v masih dalam proses.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Chat Mesra Di Nomor Suami

Chat Mesra Di Nomor Suami

Sebuah buket mawar merah dengan aroma yang wangi. Aku menghirup bunga itu sejenak, aromanya begitu menenangkan. "Bunga yang cantik untuk orang yang spesial. Mawar merah melambangkan cinta dan kasih sayang yang tulus dan dalam," ujar Mas Rusdy membuatku menoleh. "Terima kasih ya, Mas. Aku suka." "Iya sayang. Aku ingin terus berusaha membahagiakanmu, bagaimanapun caranya," sahutnya lagi.
10115.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai roses are red
Baca
+Pustaka
Rahasia Sang Dokter

Rahasia Sang Dokter

Penampilan Rosa yang agak lain itu kontan membuat Adam mengerutkan kening. "Kamu mau kemana, Ros?" tanya Adam yang sangat yakin bahwa Rosa tidak berniat untuk ikut dengan dia pulang ke rumah. "Aku ada urusan, Dam. Ada tempat yang ingin aku kunjungi." Alis Adam bertaut, sedetik kemudian ia mengerti siapa yang Rosa maksud ketika di sudut ruangan, tepatnya di salah satu sofa ruang tamu, seikat bunga mawar merah itu tergeletak dalam diam.
10141.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai roses are red
Baca
+Pustaka
Lord Harrington, Jangan Dekat-dekat!

Lord Harrington, Jangan Dekat-dekat!

“Kau bahkan tidak bisa memimpin dengan benar. Aku melihatmu.” “Kau melihatku?” Benedict tidak menjawab. Tapi ada sesuatu yang berubah di tepi telinganya—warna merah yang tidak ada sebelum percakapan ini dimulai. “Kalau kau tidak percaya,” kata Rosemary, “kenapa tidak buktikan sendiri?”
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai roses are red
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Luna Maji
Hai kakak kakak Luna disini. Makasih banyak buat yang setia menemani Rosemary sampai sejauh ini 🤍 Senang banget bisa berbagi cerita sama kakak. Kalau berkenan, Luna juga punya cerita baru berjudul Nona Hart, Tuan Earl Tak Mau Kau Pergi. Semoga kakak mau kenalan juga dengan mereka (⁠~⁠‾⁠▿⁠‾⁠)⁠~
Ryani
maaf thor. sempet negatif thinking.. hehe. . kebiasaan sblm baca sinopsisnya, liat gambarnya dl, tk kirain ini laki sm laki.. hehehe... masuk pustakan dl ya thor... baca kalau sdh bnyak bab nya... sering tdk sabar kl msh ongoing hrus nunggu update babnya
Baca Semua Ulasan
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Calvin tertawa, "Baiklah, mungkin saya mintanya berlebihan, ya. Bu Rosa, terserah mau kasih bunga apa yang penting bukan buket bunga kuburan, deh.” Rosalina diam. Dia merangkai sebuah buket untuk Calvin. Setelah selesai, dia memberikannya pada Calvin. Calvin belum pernah memberikan bunga kepada wanita sebelumnya. Dia tidak tahu makna dari setiap bunga. Yang dia tahu hanya bahwa mawar merah melambangkan cinta.
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120.3K kali sebagai roses are red
Tampilkan Ulasan (864)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Sambil nunggu update buku ini, mampir ke cerita aku yuk. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Bunga Biru

Bunga Biru

“Kukira kau sudah beristirahat.” “Aku hanya ingin memastikan bunga-bunga tidak kekurangan air,” jawab Evelune tenang. Madam Rouselle mengangguk, lalu pandangannya jatuh pada vas kecil di meja. “Ah. Mawar merah.” Ia tersenyum samar. “Sudah lama kau tidak menyimpan warna itu di sini.” Evelune mengikuti arah pandangan itu. “Hanya satu tangkai.”
10664 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai roses are red
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status