RUMAH EYANG
KARTIKA DEKApengantar tidurkusampai dirumah aku menangistidur di depan pintu
tanyaku.
"Itu." Bi Lasmi menunjuk satu rumah yang terdekat dari rumah Eyang.
"Oh dekat. Kalau rumah Bibi, mana?"
"Ya itu juga."
"Loh, kok." Aku jadi heran.
"Pak Manto itu, suami Bibi, Non."
"Oh." Aku membentuk bulat mulutku. Soalnya baru tau.
Aku mengucek kain lap yang baru dipakai di kran air yang ada di belakang rumah Eyang, lalu dijemur lagi.