Bapakku Dukun
tanya Dimas basa-basi sambil makan kacang sembunyi.
"Kenapa?" tanya Jamil.
"Ya, pengen tahu aja, Pak!"
"Habis berapa ya, Buk?" tanya Jamil kepada Nuning. Padahal Jamil tahu berapa itungannya, kurang lebih satu milyar. Bayangkan saja, empat pilar marmer di bagian depan saja harganya kisaran tujuh puluh lima juta, satu buah. Kalau di kalikan empat? Itu baru pilar istana Nuning. Belum lagi lantai marmernya. Tidak kira-kira dulu Nuning membangun istana nya. Ia sama sekali tak pernah berpikir kalau Dimas akan menanyakan hal itu.
Hot Chapters