Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

ujar Nara. “Kenapa?” tanya salah satu arsitek. > “Karena ruang yang tidak ditulis, adalah ruang yang bisa dilupakan. Tapi jika ada tempat menulis di tengah permukiman, kita sedang membangun kenangan bersama—bukan hanya rumah.” --- Mereka menamakan proyek ini: “Rumah Pulang” Slogan kecil di bawahnya tertulis: Tempat tinggal. Tempat tumbuh. Tempat tenang.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as rumah kenangan
Read
+Library
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Tapi ia selalu berkata hal yang sama: > “Kalau kamu sayang aku, duduklah di sini.” --- Zaki menjadi linglung. Ia mulai kehilangan batas antara mimpi dan sadar. Ketika ia tidur di hotel, lorong itu muncul. Ketika ia menginap di rumah saudara, pintu itu tetap terbuka. Rumah nomor tujuh mengikutinya. Bukan lagi soal lokasi, tapi soal ingatan. Rumah itu hidup di dalam dirinya.
10812 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as rumah kenangan
Read
+Library
Dipaksa Nikah

Dipaksa Nikah

Ada taman yang berhias tanaman yang bunganya sudah layu, tampaknya ayahku sedang badmood sampai tanaman kecintaanya dibiarkan layu tak terurus. Rumah yang di desain oleh almarhumah Mama, rumah penuh kenangan manis sekaligus kenangan pahit. Rumah yang menyaksikan aku tumbuh, hancur dan bangkit. Rumah yang menjadi satu-satunya kenangan atas Mama. Setiap aku memasuki rumah ini, aku selalu mellow. Bisakah aku menginap di hotel saja? Sekalian biar bisa ketemuan sama cowok chinese kece di pesawat tadi. Hhe.. modus.
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as rumah kenangan
Read
+Library
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Bi Sarmi tersenyum "Non.. saya selalu berada di rumah ini, jadi saya tinggal disini selama ini. Kebetulan ada Non, dan tuan serta teman-teman pembantu di rumah ini, jadi saya tidak hidup sendiri Non" "Sepertinya Bibi yang paling lama disini ya" "Benar non.. sebelumnya bahkan hanya saya dan satu orang pembantu ketika Nyonya masih hidup. Tapi setelah kematian Nyonya, Tuan menambah beberapa pembantu lagi, dan supir" "Benar.. rumah ini memang menambah pembantu lagi semenjak Ibu meninggal. Tapi seakan rumah ini sudah tidak terlalu hidup semenjak Ibu meninggal, walaupun faktanya memiliki beberapa penghuni baru"
3.1K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as rumah kenangan
Read
+Library
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Arissa dan Jojo yang masih merasa takjub dengan keindahan bangunan aula sebelumnya tidak mengatakan apapun dan hanya bisa ikut masuk ke dalam rumah mewah tersebut mengikuti langkah Cristan. Sambil berjalan masuk, ingatan Cristan kembali ke masa silam. Tidak ada satupun yang berubah di rumah itu. Semuanya sama persis seperti saat ia tinggalkan dulu. Susunan perabot meja kursi, warna dinding, serta foto-foto lama keluarga mereka. Sama sekali tidak ada yang berubah satu pun. Cristan ingat saat-saat ia masil kecil dulu. Saat ia mulai belajar berjalan, saat ia bermain petak umpet dengan kakek dan ibunya atau saat –saat ia lari karena tidak mau mandi karena rasa takutnya pada air akibat tak sengaj
9.88.7K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as rumah kenangan
Read
+Library
Suami Tantrum

Suami Tantrum

Leah mulai menggunakan mesin otomatis itu, Ken menunggu di belakangnya. Leah masih terpana melihat rumah mewah itu, rumah yang memang hanya dua lantai dan minimalis, tapi jika diamati rumah ini sangat luas dan elegan. Halamannya mungkin bisa berdiri beberapa rumah lagi saking luasnya. "Dia tinggal sendiri di sini?" tanya Leah. Ken hanya menggangguk. "Aku harus memanggilmu apa?" "Panggil saya Ken saja, Nona. Sama seperti Tuan Muda Nero," jawab Ken.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as rumah kenangan
Read
+Library
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Tentu tak ada lagi yang bisa melakukan pekerjaan itu di rumah ini, mengingat halaman rumah pun cukup luas untuk dibersihkan. Sejenak aku berdiri menghadap rumah yang sudah terlihat rapuh itu. Mengumpulkan setiap kenangan yang kusimpan dalam benak. Tanpa sadar raut wajahku kadang tersenyum, lalu perlahan bibirku kembali tertutup rapat digantikan dengan nelangsa atas ukiran kenangan pahit yang pernah kulalui. Aku menatap pohon jambu di depan rumah nenek. Ada kenangan tersendiri tentangnya. Kenangan yang membuatku tersenyum miris.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 426 Times as rumah kenangan
Read
+Library
Falling for you

Falling for you

# Memory Lane — Jejak Kenangan {Mia} Saat membuka mata aku menyadari bahwa aku sedang berada di rumahku yang lama. Sutter Creek. Berbaring di dalam kamar lamaku, di ranjang yang di cat sendiri oleh ayahku dengan warna biru laut kesukaanku. Semuanya tampak sama bahkan setelah bertahun-tahun, seolah tak pernah tersentuh. Meja belajarku, yang kini kelihatan terlalu mungil untuk kugunakan.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as rumah kenangan
Read
+Library
Memories

Memories

Aku mengangguk dan bangun dari dudukku. “Oh, iya, Fazel. Dimana rumahmu?” Aku baru ingat ini jalan yang biasanya aku lewati untuk pulang. Aku jadi bertanya-tanya apa rumahnya dekat denganku. Fazel langsung menunjuk sebuah rumah besar dengan pagar hitam tepat di beberapa blok di seberang jalan. “Disana.”
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as rumah kenangan
Read
+Library
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

POV Awan Rumah itu masih sama, masih terlihat mewah dan megah layaknya Istana. Banyak sudah kenangan yang Kuhabiskan disana. Kehangatan yang ada didalamnya, setiap cinta yang pernah Kurasakan didalam sana, seakan berputar silih berganti dalam memoriku. Namun, apa yang Kulihat saat ini tidak lagi sama. Rumah itu terasa sangat sepi, tidak lagi ada kebahagiaan dan kegembiraan didalamnya. Hanya ada aura kesedihan dan duka. Kenapa bisa begini?
8.9356.0K viewsCompletedAdded to Library 8.9K Times as rumah kenangan
Show Reviews (80)
Read
+Library
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status