Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Nani si ustadzah yang doyan ceramah di mushola terdekat rumahnya pun berkoar, “Sabar … nanti kalau udah ketemu kamarnya ane traktir makan deh, udah jangan nangis! Ambil hikmah nya, ente besok-besok bolak-balik ini tangga bakalan langsing.” Bukannya tenang Rahma embom malah nambah kenceng nangis nya sambil ngeluh, “jadi maksud kamu … aku ini gendut ya? Hiks… hiks!” dan itu bikin semua anggota personil cherry bawel ngakak guling-guling. *** Tepat di depan kamar nomor dua ratus lima belas, si Nia sang perusak bahasa angkat bicara, “gaes … kadie kesini look deh … ieu teh nama you MAWAR!”
104.5K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Ratu barbarku

Ratu barbarku

Mulutku tidak terbiasa dengan kata-kata sopan. Aku berjalan berlalu lalang, sudah hampir satu jam menunggu kedatangan Victor namun pria itu tidak kunjung menunjukkan batang hidungnya. "Apa biasanya konferensi kerajaan selama ini?" Tanyaku pada dayang Utari. Hatiku sudah merengek, tidak sabar ingin segera bertemu pujaannya. "Mungkin ada beberapa urusan yang harus segera di selesaikan hari ini yang menyebabkan konferensinya berjalan sedikit lebih lama dari biasanya"
1.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Penantian yang Tak Kunjung Datang

Penantian yang Tak Kunjung Datang

Dia menyodorkan sebuah kartu dan memotong ucapannya, "Turuti saja. Aku masih butuh kamu membantu menyiapkan jamuan penyambutan untuk Felly. Istirahat yang baik, pulihkan badanmu." Kalimat yang belum sempat terucap itu pun tertahan di tenggorokan Teresa. Dia mengangguk pelan, menerima kartu itu, lalu meninggalkan vila. Saat pintu tertutup, dia mendengar suara Felly yang manja, "Alex, air gula merahnya belum hangat ya? Aku mau kamu pijat perutku." "Aku segera ke sana. Kamu berbaring yang manis, jangan banyak bergerak."
8.9126.1K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

tanyaku kebingungan mendengar ucapan Kakek, yang mengatakan kalau hanya aku yang bisa melihat Nenek uban itu. Kakek menoleh padaku lalu tersenyum dan mengusap lembut kepalaku sambil berkata, “Tidak ada Sarah, sudah lupakan saja yang penting sekarang Sarah sudah selamat dan ada di rumah bersama Kakek. Kamu pasti lapar kan? Sudah hampir tiga hari kamu tidak makan, ayo kita ke meja makan sudah tersedia masakan kesukaan kamu di sana. Ayam kecap kesukaanmu, Kakek yang buat sendiri loh,” jawab Kakek.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Setidaknya, Hanna hanya perlu bersabar sampai Devano pulang terlebih dahulu. "Kak Hanhan, mie nya udah jadi belum?" seru Bara dari meja makan. Sementara itu, Hanna kembali melihat ke arah panci yang masih belum menunjukkan tanda-tanda mie nya akan matang. "Belum, Bara. Sabar ya!" sahut Hanna dari tempatnya.
1030.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
AIR MATA PERNIKAHAN

AIR MATA PERNIKAHAN

Sudah sepuluh menit lamanya Mas Bara belum juga datang. Sebenarnya Mas Bara ke toilet apa ke mana sih? Kesel banget aku sama dia. Aku masih sabar menunggu sampai dua puluh menit lamanya dan aku telfon ke nomor Mas Bara. Sama sekali tidak ada jawaban. Aku berdiri lalu berjalan ke toilet pria. Kutunggu sejenak dan Mas Bara tidak keluar juga. Aku sempat menanyakan ciri-ciri Mas Bara ke beberapa orang. Namun hasilnya nihil. Terpaksa aku harus keluar dari restoran itu dan sialnya aku yang harus bayar makanannya. Makanan Mas Bara juga masih utuh. Aku bungkus saja untuk di rumah.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Menunggu Masa Idah

Menunggu Masa Idah

jawab Laila tak keberatan, karena memang ia tak pernah pilih-pilih soal makanan. Sekarang ini mereka berdua tengah berada di sebuah rumah makan yang menyediakan menu makanan nusantara. Suasana di rumah makan ini pun terlihat ramai, yang menjadikan Ibram yakin jika makan di tempat itu tak perlu diragukan rasanya, sehingga ia memilih singgah di sana. Keduanya mulai memesan apa yang hendak mereka makan setelah salah satu pelayan menghampiri meja mereka.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
SAHABATKU DI RUMAH MERTUA

SAHABATKU DI RUMAH MERTUA

Tentu, pelanggannya sudah banyak. “Selamat sore, Mbak,” sapa satpam yang bertugas di tempat itu. “Selamat sore, Om Bowo,” jawab Dinar dengan ramah. Biasanya ia enggan menanggapi karena tahu, kalau Bowo agak genit. Namun, sekarang perasaannya sedang berbunga-bunga, tentu orang-orang di sekitar sedikit kena dampaknya. Dinar memasuki toko. Sedangkan Bowo masih senyum-senyum sendiri.
1036.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Evan bahkan memanfaatkan waktu luangnya untuk mendaftar kelas pelatihan rehabilitasi ibu hamil guna mempelajari cara merawat ibu hamil dan bayi baru lahir. Karena Cecil kurang nafsu makan, Evan akan memutar otak untuk memasakkan makanan. Saat Cecil berteriak lapar di tengah malam, Evan akan segera bangun dari tempat tidur dan memasak beberapa hidangan untuk istrinya. Cecil memperhatikan Evan yang sibuk di dapur, lalu mengambil ponselnya.. Dia memotret sosok suaminya dan mengirimkannya ke Sinta.
14.4K viewsCompletedAdded to Library 489 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Jawab Hima singkat seraya menganggukkan kepalanya. “Aku kebetulan lewat, niatnya mau makan soto eh! Tahunya ada kamu disini. Ini lah mungkin yang dinamakan jodoh.” Kata Angger lalu melambaikan tangannya pada pemilik warung soto lalu memesan soto dan the hangat untuk dirinya. Hima dan Rindu hanya diam keduanya hanya saling lirik satu sama lain, ada rasa yang aneh mendengar apa yang di ucapkan oleh Angger baru saja.
1010.5K viewsOngoingAdded to Library 357 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status