Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENANTU TANPA RESTU

MENANTU TANPA RESTU

Pagi itu, udara desa masih lembap. Embun menempel di dedaunan, ayam-ayam berkokok bersahutan, dan suara ibu-ibu terdengar riuh di warung Bu Minah. Warung kecil di pinggir jalan itu memang jadi pusat segala macam kabar-dari harga cabai sampai urusan rumah tangga orang. "Eh, sudah dengar belum? Istrinya Rama pulang dari kota dapat piagam."
515 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Jati Saba yang baru saja memasak membawakan makanan ke tempat Gondo Sula istirahat. "Ki sanak, silahkan di makan dulu agar tenaga mu cepat pulih..." kata Jati Saba sambil menaruh sebuah mangkuk dari batok kelapa yang berisi bubur dan potongan sayur mayur. Gondo Sula nyengir melihat bubur yang bukan seleranya itu.
1011.2K viewsOngoingAdded to Library 234 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

“Baik, Bu. Nanti kalo ngga dapat jawaban dari travel, saya akan langsung pesankan taksol.” Trus, dia pamit, ninggalin aku duduk makan bubur ayam sendirian. Kira-kira, Akbar sarapan apa di Seoul, ya? Kulihat ponsel. Sejak telepon sebelum subuh, belom ada notifikasi apa pun lagi dari Akbar. Hhh, kok, jadi kangen?
1015.1K viewsOngoingAdded to Library 302 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Pria tua itu menatap Aruna dengan mata tajam, seolah sedang menilai kualitas barang dagangan. “Nona Laksita. Selamat datang di sarang kami. Tuan R sudah menunggu,” sapa Kakek Pranata, suaranya parau. Aruna mempertahankan postur angkuhnya. “Saya lebih suka bertemu Tuan R di kantor yang lebih layak. Tempat ini terlihat seperti tempat pembuangan sampah.” Kakek Pranata tertawa kecil. “Tuan R berbisnis dengan masalah yang dibuang oleh orang lain, Nona. Masuklah.”
10754 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
HASRAT MEMBARA DOKTER TAMPAN

HASRAT MEMBARA DOKTER TAMPAN

Dan sekarang… aku bahkan dianggap sudah kenyang. Ia tersenyum tipis—senyum yang tidak sampai ke mata. “Nggak apa-apa, Mah,” ucapnya pelan. “Renita nggak laper.” Reza dan Ayu sudah sibuk makan, tertawa kecil, membahas rasa martabak. Renita perlahan melangkah ke kamar. Tak lama, terdengar bunyi notifikasi dari ponselnya. Pesanan Anda sedang diantar.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Memungut Gadis Cantik Bar yang Terjatuh

Memungut Gadis Cantik Bar yang Terjatuh

Dengan perasaan hampa, aku pulang ke rumah, susah payah baru bisa tertidur. Keesokan harinya, aku pergi ke depan bar untuk mencoba peruntungan. Kalau Sacha ingin kembali berhubungan denganku, dia pasti akan berdiri di depan bar menungguku. Setelah makan malam, aku tiba di bar dan menunggu sampai pukul 10 malam. Bulan menggantung tinggi di langit kota, menyinari penantian yang panjang.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Dermaga Penantian

Dermaga Penantian

"Pacaran selama dua tahun. Menunggu selama tiga tahun tanpa kepastian seperti orang bodoh. Kurang bukti apa lagi?" Kening Nayla semakin berkerut. Dugaannya tidak salah. Pecahnya kesabaran itu pasti akan menimbulkan keributan yang berujung pertengkaran. "Maksudku bukan begitu, Dar ... di sana juga Damas berjuang untuk Nayla, kok."
1.9K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Hasrat Yang Tertunda

Hasrat Yang Tertunda

Dari sofa ruang tamu Melinda yang tengah memainkan ponselnya memanggil si mbak dengan berteriak untuk mengambil pesanan dari kurir di depan pagar. Akhirnya makanan telah berada di hadapan Melinda. Seketika itu ia makan sendiri sambil asyik bergelut dengan ponselnya. Tanpa sadar Melinda tengah diperhatikan oleh nyonya Rubby dari kursi meja makan, yang tanpa menawarkan makanan pesanannya itu pada sang mertua. Nyonya Rubby hanya menggeleng melihat kelakuan menantunya. Akhirnya wanita tua itu berdiri dan membuat bubur oat gandumnya sendiri.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** Suara azan Asar berkumandang, Ismoyo beranjak dari kursi rodanya. Menuju kamar mandi, sementara sang istri masih bekerja di depan laptop. Mencatat satu per satu pesanan masuk dari minimarket. Untuk sementara waktu Yanti membantu menangani pesanan-pesanan dari toko online usaha suaminya. Tak tega melihat cara berjalan sang suami yang tertatih, Yanti mendekat. "Mas kenapa nggak minta tolong?"
108.9K viewsCompletedAdded to Library 284 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
Kobaran Masa Lalu

Kobaran Masa Lalu

Mereka meninggalkanku sendirian di restoran hingga tengah malam. Malam itu, saat aku terkena radang usus buntu, kaki Marinka kebetulan juga sedang terluka. Leon cemas luka Marinka akan infeksi dan meninggalkan bekas, jadi dia menjaga Marinka di rumah sakit semalam suntuk. Aku sudah berulang kali menelepon Leon, tapi dia tidak menjawabnya. Aku harus menunggu petugas 112 datang menjemputku hingga radang usus buntuku pecah.
6.4K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as rumah makan sabar menanti
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status