Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perempuan Dari Bui

Perempuan Dari Bui

Sementara Ghibran terlihat santai. Seakan mengerti keresahan Gladis, Ghibran berkata. "Rumah makan ini memang sudah terkenal dengan pelayanannya yang lama. Tapi makanannya enak. Lihat itu.." Ghibran menunjuk sebuah pigura. Disana tertulis pemberitahuan bahwa rumah makan itu memiliki pelayanan yang sedikit lebih lama dibanding yang lain. Ditambah slogan, 'Tuhan menyukai orang-orang yang sabar'.
636 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Barapun makin tersipu. "Haishh..! Mas Bara ini lho. Hihii..! Di dekat apartemen Marsha ada sebuah rumah makan Betawi. Hayuk kita ke sana Mas," Marsha agak terkejut dan geli, melihat wajah Bara yang tampak memelas saat kelaparan begitu. Dan Bara pun ikut masuk ke Cabrio merah milik Marsha itu. Tak sampai 20 menit mereka sudah tiba di rumah makan Betawi itu.
1035.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
SAUDARA MISKIN

SAUDARA MISKIN

Mana yang berhak dan tidak berhak menerima. Selesei memyelesaikan semua, aku menuju rumah Kang Sabar. Rumah masih seperti biasa. Tampak asri dan rapi. Semoga kedatanganku kali ini tidak menimbulkan pertengkaran lagi. Ku ketuk puntu rumah Kang Sabar. Sejenak aku menunggu, tapi keluarlah seorang lelaki muda yang tidak pernah aku temui sebelumnya. " Permisi mas. Ma af saya bisa bertemu dengan Kang Sabar ? Saya Narti adiknya,"
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM "Wuidih, rame banget warung sotonya, Mbok!" Ucapku kepada Mbok Karsiem. "Iya, Na. Dari pagi sampai malam rame terus, sampai enggak kober narok pantat." Ucap Mbok Karsiem berkelakar sambil melayani pesanan yang minta di bungkus. "Banyak pembelinya kenapa masih Mbok sendiri yang menyiapkan? Kan karyawan Mbok ada banyak!"
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

Tanyaku penasaran. "Berhubung Mamah gak pernah diet Mamah jawab aja gini, kuncinya sabar dan tahan selera Mbak, nanti juga pasti dikasih jalannya sama Tuhan, cuma barangkali sekarang jalannya belum di Cor." "Wakakakak si Mamah, sadis! Barangkali dia begitu karena kurang perhatian dari lakinya kali ya Mah." Aku terbahak-bahak.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tertunda

Cinta Yang Tertunda

Flashback off. “Sabar bro! Suatu hari nanti pasti ada perempuan yang tulus hadir di hidup lu!” Ucap Indra menghibur temannya, Indra melaju dengan kecepatan sedang, ia begitu prihatin mendengar cerita sahabatnya. “Hhmm!!” Andrew berdeham.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Tidak mungkin, kan, dia masak masakan yang tidak bergizi? Pesantren adalah tempat terindah untuk menguji kesabaran. Sabar dalam segala hal itu sangat dibutuhkan. Sabar dengan kehidupan yang sederhana, makan sederhana, tidur pada tempat yang sederhana. Sabar dalam menghadapi godaan setan. Sabar dalam menghadapi lawan jenis. Serta masih banyak lagi kesabaran yang perlu kita latih. Dan, pesantren adalah tempat terbaik untuk melatih itu semua.
8.99.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
Batas kesabaran seorang istri!

Batas kesabaran seorang istri!

maksudku betah di rumah. 🌼🌼 Setelah sabar menunggu selama satu jam, ditambah perjalanan selama setengah jam. Kini tibalah kami berdua di sebuah restoran yang ada di kota ini. Restoran ala dapur rumahan yang di lengkapi saung.
1075.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
Suamiku Doyan Selingkuh

Suamiku Doyan Selingkuh

💐💐 “Elo tunggu aja dulu. Gue ada halangan di jalan. Tunggu, ya.” Akbar membaca ulang chat dari sahabatnya itu. Anehnya, sedari tadi nomor Andreas tidak dapat dihubungi. Namun dengan sabar, Akbar tetap menanti kehadiran sahabatnya itu di meja yang sudah direservasi Andreas. Dia menoleh ke sekeliling sambil membunuh jenuh. Rasa kantuk sempat menyerang karena hanya bermodalkan segelas orange juice di lima belas menit yang cukup menyiksa ini. Ya, jam sudah menunjukkan pukul tujuh lewat lima belas menit.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Sasya terpaksa mengikuti El karena badannya sedikit lemas kali ini. "Mau ke mana, Kak?" tanya Sasya di perjalanan. "Udah, ikut aja. Gue bakal buat lo seneng malam ini," jelas El. El mengajak Sasya kulineran di sekitar situ. Banyak kedai kuliner yang berjejer di samping Kedai Bakso Pak Malih. El mulai mengunjungi satu per satu kedai tersebut. Mulai dari bakso bakar, seblak, es kelapa, gorengan dan masih banyak lagi. Namun, lagi-lagi Sasya menolak ajakan El. Alasan yang dilontarkan persis seperti tadi, sudah kenyang.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai rumah makan sabar menanti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status