Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam Ini Kamu Milikku, Bos!

Malam Ini Kamu Milikku, Bos!

Opa Hamdan justru tersenyum santai, dia sudah duduk dengan tenang di kursi penumpang depan, tepat di samping Om Dhika yang kini sudah siap memegang kemudi. "Opa justru nggak tau sama sekali di mana letak rumah Mamamu yang baru itu, Mawar," jawab Opa Hamdan dengan nada yang berkelakar namun terdengar begitu lembut dan hangat. Pria tua itu memutar tubuhnya sedikit, menatap wajah cucu menantunya yang tampak bingung dan ragu. "Maka dari itu, Opa dan Oma sekalian mau ikut sama-sama. Mau main sebentar ke rumah baru Mamamu. Boleh, kan?" tanyanya lagi, suaranya penuh harap agar tidak ditolak.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as rumah oma opa
Read
+Library
Istri Badas VS Pelakor Keji

Istri Badas VS Pelakor Keji

Beliau dipindahkan ke kamar biasa dan beberapa hari kemudian diperbolehkan rawat jalan. "Oma mau ke rumah Aiden dan Dea saja," ujar lirih wanita itu. "Tidak mau ke rumah kami saja, Bu?" tanya Pak Gito. "Aku ingin menghabiskan waktu dengan cucuku." Percakapan itu berakhir begitu saja, kini Oma berada di rumah kami dengan personel perawat yang makin banyak. Untungnya Rumah Aiden memiliki 3 kamar tamu. Sedangkan Mama dan Papa mertua tidur di kamarku yang sudah kosong dari lama. Oma ditempatkan pada kamar tamu agar memudahkan akses.
3.7K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as rumah oma opa
Read
+Library
Membuat Suami dan Mertua Menyesal

Membuat Suami dan Mertua Menyesal

Rupanya sebelum pulang Oma sudah menelpon Pak Rudi supir pribadi yang bekerja di rumah Oma. Kami pun sampai di rumah Oma. Sebuah rumah megah lantai dua dengan gaya modern. Aku tercengang ternyata rumah Oma sebesar dan semegah ini, dan aku lebih tidak percaya bahwa Oma Lastri adalah Nenek kandungku. Saat memasuki rumah aku kembali dibuat takjub, dengan segala isi dan ornamen yang menghiasi setiap sudut ruangan.
1033.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as rumah oma opa
Read
+Library
Lamaran dari Oma

Lamaran dari Oma

ucapku membalas Oma dengan senyum lebar. "Oma apa kabar?, sudah lama ya gak main kerumah Ingga,"tanyaku. " Sehat sayang, iya Oma baru pulang dari luar kota terus inget kamu jadinya Oma mampir deh kesini,"Oma tersenyum ramah. Dari dalam rumah terdengar suara Mama," Siapa Ngga?"belum sempat aku menjawab Mama sudah muncul di ruang tamu
1.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as rumah oma opa
Read
+Library
BUKAN IPAR PENGGODA

BUKAN IPAR PENGGODA

omel si Oma. Terus terang saja wanita yang sudah lanjut itu merasa malu karena memiliki cucu menantu yang teramat baik namun sudah di sia siakan oleh cucunya. "Dewa bisa apa Oma??memang maunya Mauli seperti itu,kalau tidak di turuti nanti ngambek."sahut Dewa menghela nafas panjang. "eh...ya ampun,,sampai lupa!ayo masuk dulu! malah ngobrol di pintu,gimana sih Maura??kenapa ipar mu tidak kamu suruh masuk??" Oma mengomeli Maura.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as rumah oma opa
Read
+Library
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Omi di sini terus, ya? Oma nggak mau sendiri. Opa suka sibuk sama kantor.” “Ada syaratnya, ya.” Kira-kira apa? Naomi juga nampak berpikir dengan tangan mengelus dagunya. Gayanya sudah persis bos besar mau mecat bawahannya. “Opa harus kerja terus. Terus beliin Omi kuas dan cat banyak-banyak.” “Setuju.” “Gampil itu mah.” “Betul, ya, opa.”
1.518.8K viewsCompletedAdded to Library 712 Times as rumah oma opa
Read
+Library
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

"Baiklah, Oma akan belajar sepatu roda sehingga semua ruangan bisa Oma jangkau dengan mudah." "Oma," rengek Andro pada akhirnya. "Kau paham maksudku, aku hanya khawatir pada Oma dan tidak ingin tinggal jauh dari Oma. Ayo tinggal di dekatku, aku akan membelikan rumah untuk Oma, jadi anak anak bisa mengunjungi Oma setiap hari." Oma menghela napasnya dalam, dia tidak bisa meninggalkan rumah berlantai tiga yang seluas istana ini. Rumah ini menjadi saksi bisu bagaimana dirinya bersama suaminya dulu hidup.
9.1139.8K viewsOngoingAdded to Library 4.6K Times as rumah oma opa
Read
+Library
Om-Om Pilihan Papa

Om-Om Pilihan Papa

Apa maksudnya barusan ya? "Lo punya kenangan apa aja sama orang tua lo? Yang seenggaknya lo inget dan amat sangat berharga? Camping bersama pernah?" Melihat bagaimana Om Bian hanya diam, aku yakin dia pernah. "Pernah kan? Belajar bersama? Udah pasti kan? Pelukan mereka, kehangatan mereka, senyum mereka, kilasan-kilasan baik tentang mereka. Om, gue enggak punya semua kenangan itu sama Papa. Satu-satunya hal yang gue inget dari dia cuma, bagaimana dia ngasih kartu kredit buat gue belanja dan main, biar gue enggak ribet dan ngerengek-rengek mulu buat ditemenin ke sana ke sini di saat dia lagi sibuk."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as rumah oma opa
Read
+Library
Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

sahut Emilio tegas sambil memandang mamanya. "Kenapa?" "Om Han, itu sudah jadi teman untuk Emil, Ma. Masa' mau di jadikan ayah sih?" "Memangnya kenapa?" "Ma, kalau mama menikah dengan Om ganteng, mau?" Tanya Emilio mendongak ke atas menatap mamanya. "Om ganteng? Siapa?" "Ada deh, besok Emil kenalkan dengan om ganteng ke mama. Oke?"
1.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as rumah oma opa
Read
+Library
Serumah Dengan Mantan

Serumah Dengan Mantan

Naura refleks bertanya. “Iya. Dia bantu-bantu perusahaan papanya.” Naura hanya mengangguk kecil. “Oiya, kalau kamu lapar, nanti turun saja, ya. Mama suruh Mbak masak sup hangat.” Naura hanya mengangguk. Maya pun berjalan keluar kamar. Namun sebelum menutup pintu, Maya berhenti sejenak, lalu berkata dengan senyum yang menenangkan. "Selamat datang di rumah baru kamu ya, sayang. Mama berharap kamu betah," ucap Maya dan pintu kamar akhirnya ditutup.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as rumah oma opa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status