Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Di dalamnya, sebuah foto lama keluarga Pratama, sama persis seperti yang pernah ia lihat di rumah itu. Tapi kali ini, di pojok kanan bawah ada sosok dirinya, Tiara, dan Raka. Di bagian belakang foto tertulis tulisan tangan: > “Rumah ini butuh kalian semua. Pintu akan tetap terbuka sampai lengkap.” Zaki menjatuhkan foto itu. Keringat dingin membasahi tengkuknya. Ia merasakan sesuatu — seperti tatapan — dari arah jendela.
10812 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

Ia tidak ingat kapan terakhir kali membeli gantungan itu. Pintu apartemen itu terbuka dengan bunyi klik kecil. Apartemen itu lebih luas dari studio flat lama mereka, tapi terasa jauh lebih hampa. Tidak ada bau cat, tidak ada kanvas. Tidak ada apa pun yang mengingatkan Aira pada dirinya yang dulu. “Lumayan juga,” komentar Arsen, memecah keheningan. “Setidaknya nggak ada tetangga yang hobinya nyetel dangdut jam enam pagi.”
10746 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Rimba berusaha menenangkan Gina. "Oh, ok sorry," sesal cewek dengan rambut panjang yang dibiarkan tergerai itu. "Lo emangnya gak tahu siapa si Oja?" "Namanya Seroja bukan Oja," protes Rimba. "Iya, itu tuh nama panggilanya." "Unik banget sih." "Jadi, lo beneran gak tahu si Oja?" Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
AIDEN (Menikah dengan Sepupu)

AIDEN (Menikah dengan Sepupu)

Setelah pamit dari rumah orang tua nya, Aiden kini melangkah memasuki rumah utama. Tujuannya adalah untuk bertemu dengan oma dan opa nya. "Assalamualaikum," ucap Aiden saat memasuki rumah, terlihat oma Tamara dan opa Adi tengah duduk menonton tv di ruang keluarga bersama Daddy Arya. "Walaikumsalam," jawab semuanya sambil mengadahkan kepala melihat siapa yang datang.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
NAIK LEVEL JADI ISTRI DUDA

NAIK LEVEL JADI ISTRI DUDA

tanya Megantara saat dia sudah berada di hadapan anaknya. "Aku tidak mau bermain di rumah opa oma lagi. Opa sedari tadi tidak menunjukkan senyum sama sekali padaku dan kerjaannya marah-marah. Sepertinya ada sesuatu di luar sana yang membuat opa marah. Tapi yang jadi korban justru oma, aku dan pembantu di rumah itu," jawab Sivia sambil mengerucutkan bibirnya. "Mungkin opa sedang punya masalah atau banyak pikiran jadi beliau tidak bisa mengajak Sivia bermain," respon dari kakek Sivia.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Jodohku Pak Dosen

Jodohku Pak Dosen

"Ah, mikir apaan sih aku. Terlalu melambung tinggi di atas awan." "Sudah lama kok Opa nggak ada. Sekarang Oma tinggal di rumah saya, tapi suka menyibukkan diri dengan kegiatan sosial. Jadi, kalian jarang ketemu. Eh kok malah ngobrol aja dari tadi. Ayo kita ambil makannya!" "Iya, Bu."
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 711 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

DIMADU KARENA DIFITNAH MANDUL

“Ya udah, Bima berangkat dulu nganter Jihan dan Kiara Ma, intinya Bima hanya ingin yang terbaik melakukan semua ini.” * “Kita berapa lama di rumah Opa dan Oma Ma?” “E-e, karena kita udah lama nggak liburan ke rumah Opa dan Oma jadi bakalan lama sih di sana tapi Mama belum tau sampai kapannya Nak,” ucapnya ragu. “Yeye, asik. Kia juga udah kangeeen banget sama Opa dan Oma.”
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

tegur Pak Oppa mengagetkan. "Eh, iya," gumamku kikuk. Aku turun dari mobil. Masih merasa heran dan menduga-duga, ada hubungan apa Pak Oppa dengan mereka. "Nona manis, ayu masuk." Oma memegang lembut telapak tanganku, dan membawaku masuk bersamanya ke rumah nan megah ni. Begitu di dalam rasa nyaman menerpa tubuh dan wajahku. Adem.
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

Malam Tak Terlupakan Bersama Pamanmu!

Jadi, Hailley merasa sangat beruntung bisa tinggal bersama Oma. Hailley terkagum akan penampakan kediaman Opa dan Omanya. Rumah mewah yang menjulang tinggi dengan pagar bercat emas yang begitu kokoh dan gagah melindungi rumah dan taman hijau nan asri yang juga luas di sekitar rumah itu. Hailley kembali terpukau tatkala memasuki rumah itu. Segala perabot dan desain interior rumah terlihat begitu mewah. Dinding yang juga keemasan. Lalu lantai marmer yang mengkilat, tebal, dan lebar-lebar.
9.6176.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Menantu Buruk Rupa Idaman Oma

Menantu Buruk Rupa Idaman Oma

Reaksi tak selaras dengan tuntutan sang benak. Hening cukup lama memenuhi ruang tamu. Tanpa bantuan pengawal mendorong kursi rodanya, Oma meminta agar pengawalnya menunggu di luar atau mencari makan saja. Sesuai perintah sang Tuan, kini ruang tamu diisi keheningan antara wanita tua dengan sang cucu menantu.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai rumah oma opa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status