Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pria Pengganti di Malam Pengantinku

Pria Pengganti di Malam Pengantinku

Meski Reynard dapat menyembunyikan kecemburuannya itu dengan sangat baik. Dengan Keanu di sebelah kanan dan Abercio di sebelah kirinya, Evelyn memasuki lagi rumah itu, rumah yang memiliki kenangan terindah di dalam hidupnya. Rumah yang sungguh-sungguh seperti rumah, bukan hanya sebagai tempat untuk pulang, tempat untuk berlindung dari panas dan hujan, tapi juga tempat ternyaman untuknnya. Perlahan Reynard membuka pintu ruang biru itu. Tidak hanya sekedar nama, tapi furniture yang ada di dalam kamar itu bernuansa serba biru. Begitu terlihat teduh dan memanjakan mata.
9.9155.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.3K Beses bilang rumah oren
Read
+Library
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

tanya Kirana khawatir. "Sebenarnya, Mama dan Papa sudah berencana untuk menjual rumah kita. Kami tidak mau terus-menerus merepotkan Ronald. Rencananya, setelah rumah itu terjual, kita akan membeli rumah baru yang sederhana dan sebuah kios. Papakamu kan sudsh tidak bisa bekerja. Mama mau membuat toko roti. Kamu kan juga pandai membuat roti. Kita bisa mengelolanya sama-sama," ujar Mamanya. "Lagipula, kondisi Papa kamu sudah membaik! Tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi!" lanjut Mamanya.
107.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 208 Beses bilang rumah oren
Read
+Library
Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Ketika Lirea menoleh, pemandangan di depannya membuatnya terpaku. Sebuah rumah kecil tiga lantai dengan bata merah, genteng merah, dan tanaman merambat hijau di dinding. Rumah impiannya. Dia selalu memimpikan rumah kecil seperti itu: bata merah, genteng merah, tanaman hijau merambat, beberapa pohon di halaman, dan taman mawar di sisi-sisinya. Lirea menatap pohon ginkgo besar di depan rumah.
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang rumah oren
Read
+Library
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Klik Begitu kunci diputar dan pintu kayu ek besar itu terbuka, Aruna terpana. Aroma kayu cedar dan bunga segar menyambut mereka. Interior rumah itu didominasi warna bumi dengan sentuhan modern yang elegan, persis seperti yang pernah Aruna impikan dalam obrolan santai mereka berbulan-bulan lalu. "Sa... kamu ingat semuanya?" bisik Aruna, jemarinya menyentuh permukaan meja konsol di foyer.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang rumah oren
Read
+Library
I Hate U, Boss

I Hate U, Boss

Kenan membuka kunci lalu mendorong pintu. "Sayang ... ayo masuk," ajak Kenan. Liora melangkah memasuki rumah. Semua desain rumahnya terbuat dari kayu. Berada di dalamnya terasa hangat. Ada perapian di sana. "Rumahnya unik," ucap Liora. "Biasa saja. Kamu saja yang tidak pernah lihat rumah berdesain seperti ini." "Rumahnya bersih. Apa ada orang yang membersihkannya?"
106.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 156 Beses bilang rumah oren
Read
+Library
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

teriak Aroon yang membuat Serenity yang berjalan pun cekikikan. Aroon berjalan di depan. Melakukan lagi hal yang sama seperti di depan pintu masuk. Saat Aroon membuka pintu ruangan satu dan dua, keluarga O'neil dan Joan terpesona. Jadi, di dalam ruangan ada ruangan lagi. Seperti di dalam rumah yang luas dengan ada ruang dapur, TV, tamu, kamar mandi, tempat tidur, ada perapian. Berornamen minimalis dengan warna cokelat yang elegan dan hangat. Arthur dan Angellia langsung berlari dan melompat ke kasur. Sedangkan, Leo dan Jasmine keliling-keliling dengan melihat-lihat setiap ruangannya. Joan tersenyum lebar melihat anak-anak itu terkesan. Aroon yang menarik tangan Joan untuk berbicara.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang rumah oren
Read
+Library
Cinta Terakhir Sang Bangsawan

Cinta Terakhir Sang Bangsawan

Rani terkikih. "Ini rumah pohon rahasiaku, persembunyian masa lalu yang kubangun sendiri saat aku berkunjung ke hutan ini! Welcome to Orion Benjamin Brighton's Secret Tree House!" Orion menyeringai lebar, manis dan nakal. Diarahkannya Rani untuk memanjat sebuah tangga tali yang tersedia pada batang. Lalu ia sendiri menyusul tepat di bawah istrinya. Tangga tali itu segera digulungnya begitu mereka tiba. Ternyata benar, di atas pohon besar dan tinggi itu berdiri sebuah rumah kayu yang kukuh. Meskipun tidak terlalu mewah namun cukup bersih dan nyaman. Kesan rustic langsung terasa begitu pasangan itu membuka pintu lalu menutupnya rapat-rapat. Aroma woody dan dedaunan musim gugur membuat Rani bet
108.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 233 Beses bilang rumah oren
Ipakita ang mga Review (27)
Read
+Library
Nn. RF
Suka ceritanya, kalimatnya baku tapi gak kaku.. sebagai manusia yang gak terlalu paham sama cerita genre fiksi, baca cerita ini aku pahamm.. lope pull buat Kajull. Kalimatnya mudah di pahami, karakter tokoh nya keren-keren. Cerita zombie? agak ngeri sih wkwk.. recommended!!
Septy
Ceritanya bagus banget, penuh dengan teka teki. lady rose yang misterius, Rani dan Orion yang kayaknya bakal ada di situasi sulit. Tentang Zombie, ahh... bkin deg2n... aq terhalang oleh koin ini bacanya, jdi besok lagi Bru bisa baca krna harus nyelesain misi terlebih dahulu buat buka bab selanjutny
Basahin ang Lahat ng Review
Identitas Tersembunyi Suami Cacat

Identitas Tersembunyi Suami Cacat

'Mas Jovian punya rumah sebesar ini? Kenapa selama ini mereka tinggal di rumah sederhana, dan bukan di sini? Dan… jika dia memiliki tempat tinggal semegah ini, apakah semua yang Raina tahu tentang suaminya hanyalah ilusi? Pria itu menuntun Raina memasuki bangunan. Dalamnya sama mewahnya dengan tampilan luar rumah itu. Dengan lantai marmer putih mengilap dan dinding krem yang dihiasi ornamen-ornamen klasik. Gorden-gorden satin mengalir dari jendela-jendela tinggi, sementara lampu kristal menggantung indah di langit-langit, memancarkan pendar lembut. Aroma khas kayu mahal bercampur dengan sedikit wewangian bunga menguar di udara. Perabotan-perabotan yang berbaris menghiasi ruangan tampak tua n
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang rumah oren
Read
+Library
Gara-Gara Status Palsu

Gara-Gara Status Palsu

Kalau di daerah perumahan kemungkinan besarnya setara dengan rumah tipe 36. Dengan paduan warna coklat dan orange terang, meninggalkan kesan mewah walaupun minimalis. letaknya hanya berjarak beberapa meter dari rumah kanan dan kiri.Aira dan Zayen yang masih terheran-heran, sama-sama masih duduk diam. "Ayo, turun!" Ucapan Driver mengagetkan. "Bapak aja, saya enggak punya teman atau keperluan ditempat ini," Zayen menjawab, untuk mewakili kebingungannya juga Aira.
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 151 Beses bilang rumah oren
Read
+Library
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

Rumah itu terlihat megah. Namun, auranya terasa begitu sunyi. Reanna menatap rumah besar bercat tembok putih yang memiliki pilar-pilar besar itu tanpa berkedip dari posisinya berdiri saat ini, berdecak kagum pada bangunan bergaya romawi klasik tersebut. Ia baru saja sampai di kediaman dr. Adams beberapa saat lalu. "Ayo kita masuk."
1019.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 759 Beses bilang rumah oren
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status