Hei, Angel
Lalu ibu memasuki kamar utama, ia mengarah ke jendela besar dan mendapati pemandangan yang mengarah ke bangunan rumah sakit.
"Nduk, kamu dimana nak, siapa yang membawa kamu pergi sayang, sekarang suami dan anak mu sedang berjuang hidup di bantu oleh semua tim medis, ibu harap di manapun kamu berada kamu dan anak mu yang satu lagi sehat-sehat ya nduk ibu yakin Tuhan pasti menjaga dan melindungi kalian, kamu anak yang pintar kamu pasti bisa jaga diri ibu percaya itu" ucap ibu yang kembali berderai air mata di pipinya.
"Bu, sudah bu jangan menangis lagi" bisik bapak dari belakang sambil memeluk ibu.
Capítulos em Alta