Bayangan Dibalik Cermin
"Lagipula, ini akan jadi cerita seru untuk diunggah ke media sosial."
“Setuju!” Budi mengangguk. “Ayo, kita masuk.”
Dengan sedikit rasa ragu, mereka semua memasuki rumah tua itu. Pintunya berderit pelan saat terbuka, mengeluarkan aroma lembap dan debu yang menempel di setiap sudut. Budi menyalakan senter yang dibawanya, dan cahaya kuning temaram menyinari interior yang suram.
"Jangan bilang kalian percaya mitos tentang rumah ini," kata Andi, menirukan suara seram. "Katanya, pemilik rumah ini menghilang tanpa jejak, dan arwahnya masih berkeliaran di sini."