Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kulamar Kau Dengan Sedotan

Kulamar Kau Dengan Sedotan

Mitha pun membuang nafas dan mengambil gelas airnya. "Oke maaf... aku lanjut..." ucap Mitha usai minum. "Tapi selesai aku bales gitu ke pacarku, air mataku tiba-tiba turun. Aku bingung banget kenapa, aneh banget soalnya. Jelas-jelas otakku oke gitu loh, dan sampai tadi juga aku masih tenang-tenang aja. Tapi kok bisa keluar air mata? Air mataku lama banget keluar gak berhenti. Pelan-pelan rasanya baru mulai sedih. Tapi pertanyaannya adalah kenapa sedih gitu loh?"
1.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai saat air mataku mengalir
Baca
+Pustaka
The Wildest Delusion (Delusi  Paling Liar)

The Wildest Delusion (Delusi Paling Liar)

Hatiku tidak tega melihat wajah cerianya pudar akibat kesalahanku. Berjam-jam ku lalui dengan melamun membuatku tak sadar waktu semakin larut, Mataku sembab, pandangan sedikit buram akibat lupa ku usap. Ku kucek mataku berkali-kali macam cucian basah. Ternyata yang kulihat kaca jendelaku dialiri air. Deras sekali. Ah sudah lama tidak main hujan-hujanan, batinku.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai saat air mataku mengalir
Baca
+Pustaka
Tenggelam Cinta Masa Lalu
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suami yang Terlambat

Penyesalan Suami yang Terlambat

Sekali lagi aku menghela nafas panjang sembari memejamkan mataku sekilas, sebelum akhirnya aku memberanikan diri melihat wajah Mama dan mengangguk samar. Mata Mama seketika membeliak dan cengkraman tangannya di kedua bahuku melemah. Beliau tampak menatapku nanar selama beberapa saat, hingga kemudian tetes demi tetes cairan bening hangat perlahan berjatuhan dari kedua pelupuk matanya, membasahi pipinya yang mulai mengendur karena termakan usia. Tangan Mama pun lunglai bersamaan dengan airmatanya yang mengalir deras. "Bagaimana bisa?" gumamnya dengan suara serak dan agak tertahan.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai saat air mataku mengalir
Baca
+Pustaka
Ketika Segalanya Mengalir Pergi

Ketika Segalanya Mengalir Pergi

“Aku boleh masuk?” Aku langsung berhadapan dengan tatapan khawatirnya. Wajahnya dipenuhi kesedihan dan ketidakpastian yang tidak bisa disembunyikan. Aku menundukkan kepala dan segera menyeka air mataku. “Maaf membuatmu melihat kekonyolan ini.” Bibir Caesar melengkung membentuk senyum lembut. “Tidak apa-apa, mau keluar dan melihat bintang-bintang bersama lagi?”
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai saat air mataku mengalir
Baca
+Pustaka
Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Kala Hidup Mengalir dengan Damai

Ini adalah perasaan paling nyata yang dirasakan Calista. Sebelum Calista sempat bereaksi, Nadia yang sepertinya melihat sesuatu tiba-tiba mengambil air dingin dari meja dan menyiram dirinya sendiri. Kemudian, dia menjerit kesakitan dan berpura-pura jatuh ke lantai.
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai saat air mataku mengalir
Baca
+Pustaka
BUKAN SUAMI RAHASIA

BUKAN SUAMI RAHASIA

Lalu aku tahu, diam-diam air matanya mengalir dan dengan gerakan cepat ibu menghapusnya. Seperti menular, hal yang sama juga terjadi padaku. Air mata mengalir deras, bahu berguncang, tertahan sebisa mungkin agar aku bisa bicara dengan lancar, tapi tetap saja aku terisak-isak saat menyampaikan apa yang kurasakan.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai saat air mataku mengalir
Baca
+Pustaka
Bukan Cinderella Dadakan Tuan Pewaris

Bukan Cinderella Dadakan Tuan Pewaris

Air mata yang tadi barusan mengering, kini tak terasa menitik lagi di sudut matanya tanpa perlu meminta izin darinya. “Kau kenapa?” . . . Next~
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai saat air mataku mengalir
Baca
+Pustaka
Istriku Tak Bodoh

Istriku Tak Bodoh

Tapi rasa sesakku menjadikan air mataku begitu mudah menetes. ===== Bersambung ....
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai saat air mataku mengalir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status