Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love You, My Pilot Husband

Love You, My Pilot Husband

jawab gue jutek “Idih.. tumben lu kek gini? Apa ada yang buat lu jadi jutek di pagi hari gini?” gumam Adel sambil berpikir siapa ya yang telah buat gue pagi-pagi udah beginian. Atau jangan-jangan tentang semalam?? Mungkin aja. Tbc
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

Perjalanan Kultivasi Sang Immortal

sahut Naga Tian Kui. "Ada apa membangunkanku pagi-pagi begini?" tanya Wu Tian. Alam Tingkat Pertama juga memiliki siang dan malam, juga matahari dan bulan seperti alam yang sesungguhnya. Jadi, kabut dingin yang melintas disertai belum munculnya mentari menandakan kalau hari masih pagi sekali walaupun kondisi di alam ini sudah terang. "Kami menemukan sesuatu yang menarik saat berkeliing alam tingkat pertama ini. Apa kamu tertarik melihatnya, Wu Tian?" tanya Naga Tian Kui.
10121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Cinta sang Mantan Napi

Cinta sang Mantan Napi

Mereka tertidur di bawah selimut berdua hingga pagi menjelang. Matahari mulai terbangun dari peraduannya, memancarkan sinarnya yang menghapus titik-titik embun di dedaunan, menghangatkan tubuh dari udara dingin dan membakar semangat baru. Pancaran fajar di pagi hari adalah pancaran semangat. Semangat baru di hari yang baru. Sambutlah pagi dengan senyuman dan suasana hati yang baik.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Ia adalah keadaan. Kami sarapan sederhana. Tidak ada menu istimewa. Tidak ada percakapan besar. Tapi ada rasa hangat yang tinggal di antara kami. Aku memperhatikan bagaimana cahaya pagi jatuh di meja makan, bagaimana bayangan cangkir membentuk garis lembut di permukaan kayu. Hal-hal kecil seperti itu dulu tak pernah sempat kulihat.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

Matahari pun terbit sangat indah di atas bukit yang menyinari jendela Ira, Ira pu terbangun karena sinar yang menyinari wajahnya itu. “Sudah pagi rupanya,” gumam Ira. Ira pun bergegas mandi dan bersiap untuk berangkat ke sekolah, setelah selesai dan siap semua Ira mengecek HP sudah berada di dalam tas nya atau belum, Ira pun berangkat. “Pagi Tidan!” sapa Ira. “Lest go Ira,” jawab Tidan. “Kamu sudah dari tadi nunggunya Dan?” tanya Ira.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
JUST IMAGINATION

JUST IMAGINATION

Kulihat layar ponselku, waktu menunjukkan pukul 07:00 pagi hari. Untuk pertama kalinya rasanya aku tidak ingin kembali kealam mimpi. Aku pun berdiri dari tempat tidurku, membuka tirai jendela,cahaya matahari pagi langsung menyambut ku dengan begitu hangatnya. Langit cerah berwarna biru seakan-akan tersenyum padaku seraya ikut mengucapkan selamat pagi. "Selamat pagi Gabby Aurora..!!!".
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Dia Putriku

Dia Putriku

Mata Shireen terbuka menyapu ruangan yang kini sudah mulai sedikit lebih terang. Senyumannya terbit secerah sinar mentari di pagi hari. Bayangan kelembutan Adam semalam memabukkannya sampai tersenyum manis tidak hilang-hilang. "Sudah bangun?" Suara Adam mencuri pendengaran Shireen.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Mahar 500 Juta

Mahar 500 Juta

Di balik segala kebahagiaannya, Sakinah masih merasa ada hal yang belum terselesaikan, namun ia berusaha menenangkan dirinya dan menyingkirkan pikiran buruk dari benaknya. Teguh menggerakkan tubuhnya perlahan, terbangun dari tidurnya. “Pagi, Sayang,” ucapnya serak, senyum lembut menghiasi bibirnya. “Pagi, Mas,” balas Sakinah dengan senyum yang tak kalah lembut.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai saat teduh pagi ini
Baca
+Pustaka
Naik Ranjang

Naik Ranjang

mungkin karena cuaca sedang tidak bisa ditebak. pagi cerah siang panas sore hujan malam rindu. ehehehe jaga kesehatan yaa kalian. happy reading 🥰
9.8425.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai saat teduh pagi ini
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Tuti Khoiriah Hasibuan
ceritanya bagus tapi sayangnya ditengah2 cerita terlalu banyak cerita yg tidak seharusnya ditulis padahal banyak hikmah yang bisa diambil kesetiaan, kerja keras, keikhlasan dan banyak lagi pesan moralnya author law nulis adegan dikamar layagnya tidak harus sedetail itu juga,
Baca Semua Ulasan
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

-o0o- Beberapa waktu berlalu. Pagi itu terlihat begitu cerah sekali, sinar mentari pagi tampak menyinari dengan hangat hampir seluruh permukaan mayapada, sinarnya yang menghangatkan membuat kehidupan diatas muka bumi mulai menggeliat lagi, bahkan bumipun seakan ikut terbangun dari tidurnya.
9.5243.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai saat teduh pagi ini
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status