Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Brajasena Sang Ksatria

Brajasena Sang Ksatria

Dia tiba-tiba menoleh dan melihat pemandangan cahaya biru melesat ke langit…. “Ini… Ini adalah….”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as sajak langit biru
Read
+Library
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

“Map yang warnanya… biru langit atau biru laut?” Siska menutup laptopnya dengan bunyi klik. “Biru laut, Bara. Yang ada logo perusahaan keluarga kita. Isinya draft perjanjian tanah. Ingat?” “Oh, iya iya… yang isinya kertas tebal-tebal kayak naskah drama kantor itu?” Bara nyengir.
874 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as sajak langit biru
Read
+Library
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Samudra menatap Langit dengan penuh kebencian. “Teh itu cuma nahan sementara, Langit. Bidadara itu tanaman penenang jiwa, tapi dia juga penjara bagi kekuatannya. Lo nggak cuma nyelamatin dia, lo lagi ngebelenggu jati diri dia yang sebenernya agar lo bisa ngontrol dia, kan?” Langit hanya tertawa kecil, suara tawanya terdengar puitis namun sangat dingin. Ia melangkah pergi menjauh dari mereka berdua.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as sajak langit biru
Read
+Library
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Di ufuk sana, langit tidak lagi menampakkan warna biru; cakrawala telah berubah menjadi warna merah tembaga yang kental—sebuah anomali atmosfer yang bukan disebabkan oleh matahari terbenam, melainkan oleh saturasi aura kematian dan Void Qi yang dibawa oleh arak-arakan Liang Xiao. "Jenderal Wei... gugur dalam kehinaan?" bisik sang Kaisar. Suaranya rendah, hampir menyerupai desisan ular, namun getaran amarah yang terkandung di dalamnya begitu masif hingga pilar-pilar giok seribu tahun di sekitarnya mulai retak dan mengeluarkan suara rintihan material. "Dan putri keluarga Wei... diperlakukan seperti binatang ternak di depan sisa-sisa pasukannya sendiri? Liang Xiao... kau bukan hanya menantang h
103.4K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as sajak langit biru
Read
+Library
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

"Sutra Darah Langit: Sayap Darah." Darah yang keluar dari punggung Aksara tidak jatuh. Darah itu memadat, mengkristal, dan memanjang, membentuk sepasang sayap raksasa berwarna merah tua yang terbentang selebar dua puluh meter. Sayap itu bukan daging. Itu adalah Qi darah yang dipadatkan hingga batas maksimal. "Hentikan dia!" teriak Ibu Suri, menyadari niat Aksara.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as sajak langit biru
Read
+Library
BODYGUARD KESAYANGAN

BODYGUARD KESAYANGAN

Wanita bermata biru itu menembus pekatnya kabut gunung yang baru turun dari puncak. “Cari wilayah yang kosong. Daripada harus berebut yang lain.” Sebisa mungkin Saka menghindar dari pertikaian. Sebab mereka hanya berdua saja tanpa membawa pasukan. “Emang masih ada?” “Dunia ini luas, tidak mungkin tidak ada.” “Mau coba ke Zimbabwe, nggak?” tawaran dari Putri Cahaya. “Hah, ke mana?” Asing banget di telinga Saka.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as sajak langit biru
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Sentuhan jemarinya yang halus berusaha menenangkan, tapi detak jantungku justru semakin kencang ketika terdengar kata-kata Mama Siska yang mengejutkan tentang liburan yang akan diubah menjadi bulan madu. "Emangnya kenapa kalau bulan madu? Kita kan sudah sah," bisik Biru lagi dengan nada yang lebih serius. Mendengarnya, kaki ku bergerak spontan menginjak kaki Biru keras. Matanya membulat kaget dan aku memandang tajam ke arahnya. "Kita masih sekolah, Biru. Kenapa sudah bicara soal bulan madu?" desisku dengan suara rendah namun tegas. Biru ******** kesakitan sambil memegang kakinya yang terinjak.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as sajak langit biru
Read
+Library
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Bianca menarik lengan bajunya, memberi isyarat agar berhenti bicara. Orang-orang di sekitar meja menunjukkan ekspresi yang beragam, mengamati pasangan itu seperti sedang menyaksikan pertunjukan drama. Bianca merendahkan suaranya dan bersikap sangat lembut, hampir seperti sedang membujuknya. Air mata menggenang di matanya, tubuhnya bergetar hebat. "Aku cuma ingin kesempatan untuk berada di sampingmu secara sah."
6.7K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as sajak langit biru
Read
+Library
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

"sudah jangan mengobrol terus Raka lapar banget ni ma, Mama masak nggak? " Ucap Raka memberikan kode agar alina bisa beristirahat setelah perjalanan lama dari Bogor ke Jakarta . "Tentu saja dong aku sama mama udah masakin menu spesial buat kak Alina dan juga kak Raka jadi kita hari ini bisa makan bersama, "celoteh Nasya dengan bahagia.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as sajak langit biru
Read
+Library
200 Sajak Tentang Awan

200 Sajak Tentang Awan

Waktu yang menciptakan kedekatan diantara keduanya. Masih ditempat yang sama. Bianka sedikitpun tak bergeser dari tempat yang lebih mirip miniatur bukit dibanding taman. Setidaknya dirinya tidak sendiri, dia bersama notebook mungil –sahabat tanpa katanya yang selalu menemani menggerakkan jemari diatasnya, merangkai sajak-sajak Bianka. Lagi, tidak perlu bertanya untuk siapa sajak itu dibuat. Aku tahu persis bagaimana rasanya, Mong. Satuhal yang kamu lupa, batu pun akan rapuh karena tetesan air hujan yang keras kepala.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as sajak langit biru
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status