Dosa dalam Cinta
Cahaya merah dari retakan di tanah memantul di wajah Satrio, membentuk bayangan-bayangan yang bergerak, seolah roh-roh masa lalu berkumpul, mendengar, menunggu.
Suaranya pecah, rendah, namun jelas, “Aku memohon... kepada kalian... kepada semua yang telah terluka karena darahku... kepada mereka yang telah mati... kepada mereka yang terbuang... dan kepada diriku sendiri... Maafkan aku. Aku salah. Aku lemah. Aku membiarkan dendam menjadi rantai, membiarkan rasa sakit menutup mataku... Aku ingin mengakhiri ini, bukan dengan darah, tapi dengan pengampunan.”
Bab Populer