Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Secara Arif mantan supir angkot pasti punya telik. “Itu dia mobil Sandy.” Fatma meninggalkan uang sepuluh ribuan di meja untuk membayar minuman yang bahkan belum dia sentuh. Fatma lalu beranjak mendekati mobil. Sandy tidak mau keluar dengan alasan tidak aman, makanya Fatma yang bergegas menghampiri dan langsung masuk ke mobil. Dinginnya AC mobil sejenak merilex-kan ketegangan Fatma. Sudah ada di dalam mobil, Fatma lebih nyantai.
9.35.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Sandaran di Ujung Penyesalan

Sandaran di Ujung Penyesalan

Rasa sakit yang menusuk menjalar ke lengan dan kakinya, seolah tulangnya retak. Seruan kaget terdengar dari para pejalan kaki. Sopir mobil tadi keluar dengan panik, wajahnya pucat. "A-aku nggak sengaja! Remnya tiba-tiba rusak! K-kamu baik-baik saja?!" Louisa terhuyung beberapa langkah sebelum terjatuh. Ponselnya juga terlepas dari tangannya. Dia mendongak dan menatap Sammy yang tergeletak beberapa meter jauhnya, tampak tertegun.
9.550.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Hinaan dari Mantan Suami

Hinaan dari Mantan Suami

Kami akan bertemu di sebuah taman yang tak jauh dari warung makan. Aku berjalan ke tepi jalan raya untuk menunggu Dina. Karena rumahnya yang berlawanan arah dari tempat tujuan kami, itu membuat aku cukup lama menunggu. Saat sedang asyik-asyiknya memainkan ponselku, tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depanku. Aku mengenalnya. Mobil Sandra. Sandra membuka kaca mobil. "Ha ha ha, ada gembel nungguin angkot ya, " ejeknya padaku.
1028.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 912 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
My Mr. Stiff

My Mr. Stiff

" biasa buk, habis kerja. Eum, minta yang di bungkus 1 ya buk, biasa nya sih ini perut suka minta makan kalo tengah malem." " Iya neng! " Selesai makan dan membayar, Sandra berjalan sekitar 200 meter dari warung Sop Iga ke halte bus, dia akan naik bus saja pulangnya. Menghemat uang sisa untuk makan besok pagi, karena uang bayaran dari bu Endah pasti di bayar besok siang. Bukanya bus yang berhenti malah sebuah mobil mewah yang berhenti di depan Sandra.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
VAMPIRE HANDSOME, MYBOY

VAMPIRE HANDSOME, MYBOY

Anggara sangat bahagia. “Wah, putri Mama udah cantik kembali,” ucap Ny. Anggara setelah duduk di samping Sandra. Wanita berusia separuh abad yang terlihat awet muda tersebut merasa bahagia. “Mama ke sini, naik apa?” tanya Sandra untuk menutupi rasa gugup. “Nyetir mobil sendiri, dong. Habisnya Bang Vino dan kamu gak datang-datang.” Ny. Anggara berkata sambil menoleh ke arah Vino.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
My Devil Boss

My Devil Boss

Gadis itu menangis dalam diamnya, setiap mengingat tentang Ibunya Sandra pasti akan berubah menjadi seseorang yang cengeng. Bus yang akan Sandra naiki akhirnya datang, gadis itu segera masuk ke dalam Bus. Udara dingin di dalam sana membuat Sandra mengeratkan pakaiannya, untunglah malam ini tidak terlalu macet sehingga Sandra bisa dengan cepat pulang ke rumah. Setelah sampai di halte pemberhentian, Sandra segera berjalan menuju gang sempit dimana dirinya tinggal. "Baru pulang Neng?" tegur salah satu tukang ojek tersebut. Sandra tidak takut lewat di tempat gelap karena meski di saan sepi orang-orang di sana tidak akan saling menyakiti penduduk asli.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

“Capek, aku mau duduk. Kalau bisa baring aja di mobil.” “Biar Mami telpon pak Jeki,” ujar Sandra segera mengambil ponsel, dan menelepon sopir pribadi mereka. “Biar dia jemput ke sini, terus kamu istirahat di mobil. Mami mau beli anggur, sama daging cincang dulu, habis itu baru kita pulang.” ~~~~
9.839.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 981 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Dikira Preman Suamiku Ternyata Sultan

Dikira Preman Suamiku Ternyata Sultan

la berharap bisa di antar supir biar bisa bergaya seperti seorang majikan. “Oh iya, ini uang untuk ongkos ojek ya,” Ucap Sandra kembali menyerahkan uang lima puluh ribu. Mata Rina seketika membelalak. Harapannya ternyata tidak sesuai kenyataan. “Bu, supir kan lagi tidak mengantar. Boleh tidak saya di antar supir saja?” Pinta Rina membuat mata Sandra memicing. “Maksudnya, kamu ke pasar mau minta di anterin supir?”
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Disangka Ojek Ternyata Miliuner

Disangka Ojek Ternyata Miliuner

tanya Jonathan sambil menyunggingkan senyuman. "Uang DP tadi langsung ditransfer," "Heh serius?" Dion mengangguk, masih terdiam dalam kekagumannya. Sementara itu, di jalanan yang beriringan, Morgan melaju dengan motornya. Angin malam berhembus lembut, membawa aroma khas kota yang begitu dikenalnya. Matanya menyapu sekeliling, memperhatikan gedung-gedung tinggi yang bersinar di bawah cahaya lampu jalan.
9.220.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 502 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Kakak Kelas dari Mimpiku

Kakak Kelas dari Mimpiku

Namun setelah melirik jam tangannya, Sandy sadar ancaman itu bukan omong kosong. "Kayanya bener deh. Kalau naik angkot sekarang kamu bisa telat. Angkot kan kadang datangnya lama, belum ngetemnya,” ucap Keira. Bianca langsung menarik tangan Sandy. “Udah buruan kamu bareng Kak Natha aja daripada terlambat dan dihukum lagi.” Sambil berlari mengejar Natha, Bianca berteriak, “Kak Natha tunggu! Sandy mau bareng!”
10518 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai sandra di angkot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status