Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SILARIANG

SILARIANG

jawab Tenri dengan suara bergetar menahan kesal. “Eeededeeh … nanti kalo sudah mi beristri berubah ji nanti. Sebagai istri kamu nanti yang kasih ingat dia!” dengan logat khas Makassar nada suara ibu Hasnah mulai meninggi. Tenri lebih memilih meninggalkan ibunya menuju ruang kerja kakak sulungnya Ilham. Tenri mengetuk pintu sejenak dan masuk setelah kakak tertuanya itu menyahutinya. Dia melihat kakaknya sedang membaca tumpukan kertas di depannya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
Dendam Bos Arogan Berujung Akad

Dendam Bos Arogan Berujung Akad

tanya Angel. “Iya bu,” jawab Santi. “Mas Bara ke mana?” tanya Angel lagi. “Mas Bara ada tugas ke luar kota hari ini,” kata Santi. “Oh oke. Eh iya … aku mau tanya. Kamu follow I*-nya Riri ya,” tanya Angel.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
Sang Dewi

Sang Dewi

"Jangan menyiksa diri, masa depanmu masih panjang!" Tak lama berselang, seorang prajurit utusan dari Panjalu datang. Setelah menghampiri Sasanti yang sedang menyirami bunga, dia memberi salam dengan menyatukan kedua telapak tangan sembari menunduk. Demikian Sasanti yang mengambil sikap sama, mengesampingkan formalitas dan statusnya sebagai seorang putri. "Saya mengantar surat untuk Tuan Putri," kata pria berpakaian kutung cokelat tersebut. Dia mengambil gulungan lontar yang tersisip di baju, lalu memberikannya pada Sasanti.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
Suami Bastard Yang Manis

Suami Bastard Yang Manis

Aayara meraih dokumen yang ia kerjakan kemudian memberikannya pada Santi. Santi menerima dokumen tersebut dan kemudian memeriksanya. 'Rapi sekali dan … semua tertera dengan lengkap dan jelas.' "Kamu yang mengerjakan ini, Nak?" tanya Santi dengan lembut dan hangat, mendadak baik tentunya. Yeah, dia tahu siapa perempuan ini dan dia sedang mencari aman. Daripada dia dipecat dari perusahaan ini kemudian di blacklist dari perusahaan manapun. Lebih baik dia bersikap baik dan menjaga batasan juga dengan anak satu ini.
9.958.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai santri letter
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Plis buat MyRe semua, komentar di sini juga dong. Biar CaCi bisa baca langsung tanpa buka Bab" gitu. Nggak ada pemberitahuannya untuk author jika ada yang komen di bab. Jadi CaCi tahu dan nggak lihat, CaCi harus cek gitu. Kalau di sini kan bisa lihat dari jumlah komen yang nambah. 🥹🥹🥹 ...🥹🥹
raisa regina
Bagus bgttt ceritanya everybody. Emang harusnya baca ini dulu baru “sentuhan panas suami dingin”, dasar guek yg dodol malah baca panas dingin duluan wkwkwk. So sweet bgttt ya kisah abang el & serena, maxim & aya, kevin & jenny. Sukses terus author!!! Makin terkagum2 sama keluarga Azam, terbaik!!!
Baca Semua Ulasan
Ranjangku Jebol Gara-Gara Kalian!

Ranjangku Jebol Gara-Gara Kalian!

teriak Dion. "TERUS, YON! CROT DI DALEM! AKU MAU ANAK KAMU! AHNNN... KELUARIN SEMUANYA DI DALEM RAHIMKU!!!" Santi histeris, tubuhnya melenting-lenting hebat seperti kesurupan gairah.
827.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
ISTRI TITIPAN

ISTRI TITIPAN

tegas Papa lalu pergi meninggalkan kami. "Mama, ini gimana? Inka gak mau menikah dengan pria tadi," ucapku dengan sesenggukan. Mama menatapku dengan penuh kasihan. "Mau gimana lagi, Inka? Ini semua sudah keputusan Papa kamu, Mama gak bisa menolaknya. Begitu pun juga denganmu." ___ "Saya terima nikah dan kawinnya Rainka Adriana binti Gery Laksmana dengan mas kawin tersebut dibayar tunai!" Dengan tegap, sosok Pria itu menjabat tangan Papaku dan menyebut namaku.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

tanyanya dengan nada mengejek. Satrio merogoh kantongnya, lalu mengeluarkan surat yang ia dapatkan tadi pagi. Ia melemparkannya ke atas meja kayu di antara mereka. Rangga meliriknya sekilas, tetapi tidak menunjukkan ekspresi terkejut. Namun, mata Sekar membesar saat melihat surat itu. “Aku mendapatkannya pagi ini,” kata Satrio, suaranya tajam seperti bilah pedang. “Tertulis dengan tangan Citra sendiri.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Hati

Cinta Dalam Hati

tanya Santi, ia terus berjalan menghampiri Amy. "Hai, Kak! Aku Santi adiknya Bah Soleh." Santi mengulurkan tangannya. "Aku Amy, San" Amy menyambut uluran tangan Santi dengan hangat. Secepat kilat Santi merangkul pundak Amy yang hanya sebahunya, "Keluarga Soleh bertulang besar semua!" batin Amy.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

Susanti tertawa melihat aksi Mas Nanang. “Kamu habis menangis ya, Dik? Matamu beda dari biasanya,” tanya Mas Nanang. “Iya, Mas.” Susanti pamit ke atas. Ah, anak itu selalu tahu beradab dengan baik pada siapa pun. Dia pasti memberi ruang pada kami untuk bicara empat mata. “Ini, Mas.” Kuberikan surat keterangan hasil cek lab milik Reni. Ibu dan Mas Nanang membolak-balik kertas itu. Jelas saja mereka tidak paham.
10146.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
IBUKU PELAKOR

IBUKU PELAKOR

Bapak masuk dengan langkah yang pelan. "Piye. Iso digowo bali, Satria?" Nenek langsung menanyakan sama Bapak. Apakah Satria bisa dibawa pulang, dengan suara berbisik. "Bisa, Bu. Tapi Chandra harus menandatangani surat, kalau Satria kita yang memintanya untuk dibawa pulang. Jadi kalau ada apa-apa, pihak rumah sakit tidak disalahkan," jelas Bapak.
8.821.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 693 kali sebagai santri letter
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status