Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TUAN MUDA YANG MENYAMAR

TUAN MUDA YANG MENYAMAR

Menanyakan barang kali Salsa ikut kegiatan kecil ini dan masih ke luar untuk makan atau ke toilet. “Mbak, permisi,” ucapku sopan karena tidak ingin menakuti ukhty –ukhty itu. Mereka memakai pakaian syar’i seperti Salsa. “Ya?” Salah satu dari mereka menjawab. Namun, belum sempat kuutarakan niat, ponsel mahal yang tadi dibelikan Paman dalam saku bergetar. Aku pun mengurungkan niat bicara dan permisi menjauh. Karena kupikir yang menghubungi sekarang pasti adalah Paman Hamzah. Memangnya siapa lagi yang menyimpan nomor baruku selain dia?
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
LOVE BROTHER

LOVE BROTHER

Bersambung" 🤣🤣🤣😂🤪🤪🤪
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Tunanganku menawar paling tinggi di lelang demi cinta pertamanya, tetapi untukku dia hanya memberikan sarung tangan cuci piring hasil menukar poin supermarket. Di pulau liburan pribadi terbesar di dalam negeri, begitu Kevin turun dari pesawat sambil menggandeng Renata yang mengenakan gaun haute couture model ekor ikan, dia langsung menjadi pusat perhatian semua orang.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
Pendekar Romantis

Pendekar Romantis

sungut Sembara. “Ohh jadi penjahat tadi namanya pendekar baung yaaa, kamu tau artinya itu, artinya baung itu penjahat wanita!” “Hahhh…bukannya baung itu ikan, yang enak di santapp?” balas Sembara lugu. Ranina langsung terbahak, dia sampai lupa menutup mulutnya, hingga giginya yang putih dan rata terlihat jelas, termasuk langit-langit mulutnya yang merah merona.
10133.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai sarang penyamun
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Sayembara Cinta Sang Pangeran

Sayembara Cinta Sang Pangeran

jawab pemuda itu lalu bergegas membaur dalam kerumunan massa yang tengah menanti-nantikan upacara pembukaan acara turnamen ketangkasan 5 tahun yang berhadiah fantastis itu. Lady Amelia yang menggunakan identitas samaran sebagai Alexander Banning mengenakan nametag bertuliskan ALEX. Dia menyembunyikan rambut pirang panjangnya di balik topi kupluk warna coklat muda. Namun, wajahnya masih saja nampak manis.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
Ternyata Pria Hot itu, Om ku!!

Ternyata Pria Hot itu, Om ku!!

“Om Sam! Ini adalah sodara kembarnya Fuyungai Kepiting. Fuyungai black magic namanya. Jangan lihat dari seberapa hitamnya Fuyungai black magic ini, lihat ketulusan ku dalam membuatnya.” Samuel auto mengerlingkan matanya. Seharusnya dia sudah bisa menerka kalau akan jadi seperti ini. Tapi karena sudah kadung lapar, Samuel pun memutuskan untuk makan roti dengan selai kacang saja. Dia tidak mau ambil resiko dengan memakan Fuyungai black magic yang lebih mirip dengan telur dadar topping arang. Samuel pun menarik sebuah kursi, dan seperti biasa, dia pun segera duduk. Namun saat pantatnya mendarat di kursi tersebut.......
1052.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

Akhirnya dia bisa merasakan namanya hamil dan ngidam. "Sayang, kita mau ke mana?" Tanya Boram yang duduk di dalam mobil dengan mata tertutup kain. Sebelumnya tadi Sam mengatakan kalau dia akan membawanya kesuatu tempat untuk hadiah kejutan anniversary mereka yang ke delapan. "Aku penasaran nih." Sam mengelus perutnya dengan pelan. "Sabar sebentar dong bumil. Pokoknya ini harus jadi kejutan yang spesial."
9.87.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Di atasnya terukir satu frasa, samar, seperti berbisik langsung ke jiwa: “Segala yang tidak berani diungkap, akan tetap hidup di sini.” Adrian menyentuhkan jarinya ke pintu, dan seketika itu gerbang membuka perlahan, memperlihatkan arsip yang tak bisa dibaca oleh mata biasa hanya oleh mereka yang pernah merasakannya. Di dalamnya, terdapat lemari rasa. Setiap laci memiliki label samar: Penyesalan yang Tak Pernah Diucapkan. Kebencian terhadap Diri Sendiri. Janji yang Terlupakan.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
Negeri Tanpa Penghuni

Negeri Tanpa Penghuni

Mereka tersebar di setiap sudut pulau sehingga Samantha tidak menyadari jika mereka memang anak buah ayahnya yang ditugaskan untuk berjaga-jaga. "Oh, tidak apa-apa jika Paman tidak mau memberitahu saya." Samantha kembali menyantap pisang di tangannya. "Lebih baik, kita makan pisang saja." "Silakan, Nona. Saya nanti saja." Siang itu menjadi begitu berbeda dengan siang-siang sebelumnya. Kini, Samantha menghirup udara kebebasan. Pandangannya tidak lagi melulu balatentara bayaran pimpinan Letnan Felix ataupun permukaan laut yang serupa. Bola mata biru yang dimiliki gadis itu bisa melihat sarang burung camar yang ditinggalkan induknya. Letaknya agak jauh dari rumpun pohon pisang. Sebuah hiburan y
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

Perjanjian dengan sang Miliarder Tampan

Samuel menerangkan. "Daddy boleh cium Mommy telus (Daddy boleh cium Mommy terus) Om Samuel nggak boleh cium Mommy Salas!!" Suara Saras semakin keras membuat semua orang yang hadir terhibur. "Terus Om Samuel boleh cium siapa?" Saras melihat ke kanan dan ke kiri, kemudian berhenti di wajah Samuel. "Om Samuel cium pak Sulyo, mau?" Mimik Saras semakin menggemaskan.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai sarang penyamun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status