Ujung Senja
Untunglah, masih ada keluarga yang membuat aku merasa dicintai, membuat aku yakin, bahwa aku masih memiliki tempat kembali.
Lambaian tangan mengiringi kepergianku. Air mataku belum hilang, bahkan ketika mobil sudah memasuki Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, ikon Kabupaten Siak yang baru kali ini aku lewati. Jembatan ini menjadi awal kemajuan Kabupaten. Dibangun saat masa pemerintahan Bapak SBY. Sekarang tak perlu susah-susah naik feri lagi. Tempat ini sudah jauh lebih maju. Aku menghela napas panjang. Betapa aku meninggalkan banyak kenangan di sini.
Emak, Bah, Bang Asman, Era pamit. Entah kapan bisa menginjakkan kaki di tempat ini lagi. Atau, mungkin tak akan pernah.
Hot Chapters