Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Apa ini peraturan hutan kehidupan juga? Aku menoleh ke arah Rai, Aruna nangis histeris di sana. Tubuhnya diseret oleh anggota Kelompok Robber, dia berteriak-teriak meminta tolong kepada Rai dan aku. Aku menatap bukit tertinggi di negeri ini. Bukit Saler yang diatasnya berdiri istana megah, di samping istana itu ada sebuah patung raksasa yang tingginya mengalahkan bukit. Wajahnya menatap ke arah kami, matanya besar, hidung dan dua tandungnya terukir dengan indah.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
MANTAN YANG INGIN KEMBALI SETELAH MELIHATKU SUKSES

MANTAN YANG INGIN KEMBALI SETELAH MELIHATKU SUKSES

Aku suka. Aku berdiri hendak mengitari tempat yang masih terasa begitu asing bagiku. Lagi dan lagi aku terpesona dengan keindahan tempat ini. “Tempat ini cantik sekali? Ah, ternyata aku berada di tengah hutan sabana hijau. Luas sekali tempat ini,” Batinku. Sejauh mata memandang yang nampak hanya rerumputan hijau, lalu di ujung batas sabana ini, tampak bukit- bukit dengan tinggi yang beragam berwarna kebiruan mengelilingi tempat ini serupa pagar berhias pohon – pohon rindang yang tinggi dan menghijau.
87.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
Eternal Love For Keyra

Eternal Love For Keyra

Andai kamu bisa mengingat semuanya kembali. "Kalau di Palembang, itu enaknya ke mana, Mbak?" Agresia mengikat rambut panjang sebahunya, dengan karet kuncir. "Bukit Siguntang, Jembatan Ampera, Jakabaring, Pulau Kemaro, Masjid Cheng Ho, Hutan Punti Kayu, dan masih banyak lagi tempat wisata keren lainnya. Kamu tinggal pilih aja kalo udah di sana mah."
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

tanya Im Ji Hye bingung. “Kita ke suatu tempat dulu Im” ucap Bintang tersenyum, Im membalasnya dengan senyuman manis dan hanya mengikuti keinginan Bintang. Diatas sebuah bukit yang memang tak berada jauh dari Perguruan Kecapi Sakti, jubah sakti diperintahkan untuk turun. Saat dekat, terlihatlah sebuah bangunan besar yang didalamnya terdapat banyak sekali makam, hal ini tentu saja sangat mengejutkan Im Ji Hye.
9.9399.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.2K kali sebagai saung bukit hijau
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡🫡
Baca Semua Ulasan
When They Are Summoned To Another Wold To Become Heroes

When They Are Summoned To Another Wold To Become Heroes

Taya POV Saat ini aku, Kudoharu, Dayat, dan Agunk sedang berada di bukit kerajaan ini. Orang-orang menyebut bukit ini adalah bukit Saleas, konon kata warga sekitar. Bukit ini adalah tempat pertarungan dua pahlawan generasi ketiga yang melawan banyak pasukan kegelapan Saleas.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Di sudut yang paling sepi, Tetua Luu Buang berdiri diam sambil menyandarkan tubuhnya di pilar kayu. ​Cing Mu melangkah naik ke atas arena berlantai batu giok putih itu tanpa sedikit pun ekspresi di wajahnya. Langkahnya tenang, tidak tergesa-gesa. ​Di lengan kanannya, Si Hijau melilit dengan nyaman. Kali ini, tanaman spiritual itu tidak lagi bersembunyi di balik kain baju seperti tiga tahun lalu. Warna hijau zamrud gelapnya berkilau memantulkan sinar matahari, memancarkan aura yang membuat beberapa ahli botani di kursi penonton menyipitkan mata keheranan.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
Cinta di Antara Sawah

Cinta di Antara Sawah

“Layang-layang di sawah terbang tinggi, tapi benangnya gampang putus.” — Peribahasa Jawa, Sidomulyo Sore di Sidomulyo berbau tanah basah dan asap bakaran sampah dari ujung desa. Bioskop keliling Sari Wulandari parkir di lapangan kecil dekat sawah, layarnya compang-camping, tapi masih menarik warga yang bawa tikar buat nonton malam ini.
977 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Melihat hal ini Maut Hijau berseru. "Bukit ini dilanda gempa!" "Ini bukan gempa. Tapi ada sesuatu yang luar biasa sedang terjadi di dalam perut bukit," Potong Sang Maha Sesat. "Tenang! Jangan ada yang pergi" Kupu Kupu Putih yang sempat merasa cemas segera memandang ke langit. Dari mulutnya terdengar seruan. "Astaga! Bulan purnama benar-benar telah berada di atas kepala. Ini merupakan pertanda Pedang Pusaka Istana Es sudah waktunya keluar dari tempat penyimpanannya!"
99.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

Sang fotografer sudah menyiapkan beberapa kamera yang dipasang di mobil untuk merekam mereka berdua. Setengah jam perjalanan, akhirnya sampai di lokasi. Saga dan Damay turun dari mobil. Pandangan mereka langsung dihiasi hamparan hijau laksana permadani yang terbentang indah. Namanya bukit cinta, yaitu karena sering dijadikan tempat bersatunya moment-moment indah penuh cinta. Tanah lapang yang dihiasi oleh hijaunya rerumputan dan bunga-bunga liar namun serempak saat mulai bermekaran. Langit biru yang cerah memancarkan sinarnya yang hangat, menciptakan suasana yang sempurna, ditambah angin sepoi yang menggerakkan dedaunan bergoyang, ikut menambah suasana syahdu.
1072.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

gumam Cempaka menahan gemuruh di dadanya. Seorang serdadu datang membuka ikatan jeruji kayu tempat Cempaka ditahan. Dengan sedikit paksaan, putri tertua gecik itu ikut berjalan menuju tempat Daalen dan wakilnya berdiri dengan menatap barisan bukit Gayo. Ia dipaksa untuk bertekuk lutut di depan dua serdadu Belanda berpangkat tinggi. “Negeri seribu bukit ini begitu subur, bahkan lebih subur dari tanah kelahiran kita. Jika kita berhasil menaklukkannya. Kita akan dapat hadiah besar dari Ratu, Meneer,” ujar wakil Daalen.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai saung bukit hijau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status