Tuan Wiratama, Nyonya Savannah Ingin Berpisah
Setiap kali membahas Savannah, ekspresinya berubah menjadi lebih hidup, lebih berwarna.
"Asing melihat Anda tersenyum hanya karena seorang wanita, Tuan," komentar Arthur dengan nada ringan. "Padahal, kalau dipikir-pikir, dia seharusnya marah karena Anda menolak menceraikannya."
Rama hanya mengangguk, tak segera menjawab. Senyum tipis kembali terukir di wajahnya, begitu tipis hingga mungkin tidak terlihat dalam cahaya remang-remang malam itu.Savannah memang marah. Tapi justru itulah yang membuatnya semakin menarik.Arthur menghela napas pelan sebelum akhirnya bertanya, "Kalau begitu, apa yang akan kita lakukan selanjutnya, Tuan?"
Hot Chapters