Pembantu Pemuas Nafsu Sang Majikan
Angin laut membuat rambutnya terangkat pelan, berputar mengikuti arah hembusan angin.
Ketika mereka tiba di tepi air, Ariana berhenti. Lautnya jernih, bukan jernih biasa, tetapi jernih yang memperlihatkan dasar laut berwarna turquoise dengan sangat jelas. Sinar matahari memantul dari permukaan air hingga membuat seluruh pulau tampak berkilau.
Ariana membeku, mata membesar, mengelilingi pandangannya ke segala arah. “Jason, ini … ini gila. Ini terlalu indah ….”