Kesempatan Kedua untuk Cinta
Sahut Sepia.
“O begitu, syukurlah kalau memang tidak sendiri. Lalu kenapa diam di sini sendirian? Kenapa tidak bergabung dengan yang lainnya, anggap saja kita ini sendang reuni dengan teman-teman kampus. Beberapanya sudah datang,” jelas Panji.
Sepia tersenyum sekilas, lalu berkata, “Ya, nanti aku akan bergabung.”
“Kamu baik-baik saja kan?” tanya Panji. “Maaf, soalnya wajahmu terlihat lesu. Kalau memang sakit, aku bisa mengantarkanmu pulang,” katanya.
Bab Populer