Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Last Flower

Last Flower

Bayu tak lagi berencana untuk kabur dari janjinya, ia mulai meniti jalan yang dari dulu terbuka lebar untuknya. Semuanya berawal dari hari itu, hari di mana Eka mampu dengan lembut membuka pintu besar di hati Bayu, mengisi ruang hampa di dalam sana dengan menitip sebuah benih yang perlahan tumbuh, hingga Bayu menyadari keberadaan sepucuk bunga yang telah mekar di sana. Lalu, saat jam istirahat tiba. "Bayu belum jawab aku." Eka menarik lengan Bayu yang hendak berdiri.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
The Secret

The Secret

Sementara wajah teman sekelasku memucat, “Teratai biru yang itu?” Senyum dari wajah Guru Gan nampak sangat samar sekarang, “Kau benar. Itu adalah sekte yang sudah dihancurkan keluargamu, lima belas tahun lalu. Nampaknya kini mereka mulai mengumpulkam pengikut untuk menuntut balas. Karena itu murid-muridku, angkat dagu dan berbangga dirilah karena ini adalah misi tingkat atas pertama kalian dalam tahun ini. Atau mungkin dalam hidup kalian. Itu juga kalau kalian masih hidup setelah misi ini berakhir.”
1012.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
Membawa Benih Sang Mantan

Membawa Benih Sang Mantan

Aku tidak bisa membayangkan bagaimana El dulu menjaganya seorang diri’ batin Sean. “ Waw, di samping juga banyak sekali tanaman buahnya. Pasti ini juga ibu yang menanamnya” ucap Xhaqella menebaknya. “ Bagaimana kamu bisa tahu jika ini ibu yang menabamnya” tanya Sean. “ Hum, karena di rumah bukit, ibu menanam banyak jenis buah dan juga bunga bunga” ucap Xhaqella mengangguk mantap.
10103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Baiklah, daging selanjutnya apakah berbentuk dadu? Setelah hari libur usai, datanglah lagi hari sekolah yang paling membosankan, Senin. Hari yang tidak disenangi seluruh umat pelajar. Termasuk Joita. Bukan karena apa, tapi karena pelajar di sekolahnya selalu membawa uang sedikit saat hari Senin. Tak tahu kenapa. "ICA! Pacarmu, nih!" Teriakan Mama yang menggelegar membuat Joi rolling eyes. Lagi-lagi orang miskin itu. Segera Joita menyelesaikan kegiatan mengikat tali sepatunya, lalu beranjak ke luar.
7.53.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

Ani dan Ima tampak tersenyum bahagia, begitu juga Riski yang tadi berakhir memalukan diri sendiri dengan kalimat yang banyak salah pada pengucapannya. Aku menarik napas dan bersuara. "Ladies and gentleman. Let me tell you a story! Once upon time, there was a poor widow who had an only son named Jack. They were so poor that they didn’t have anything except a cow. When The cow had grown too old, his mother sent Jack to the market for sell it.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
Satu Juta Semalam

Satu Juta Semalam

Jelas Lea Praannk... Ponsel di tangan Gisel mendadak jatuh karna tangan Gisel terpaku, dia menganga tak percaya. Bagaimana bisa Lea memiliki hutang sebanyak itu? "Lo serius?" "Serius Sel, hutang gue enam belas milyar. Baru gue DP satu juta"
768 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
Thousand Years

Thousand Years

Gerutu Vinia. Vinia mendorong pintu besar itu. Ia membelalakkan bola matanya. "Wah! Ini besar sekali." Vinia merasa takjub. Ia segera berlari menuju jendela. Setiap sisi jendela ditumbuhi tanaman rose vines yang berwarna merah dan pink. Entah mengapa Vinia merasa sangat dekat tanaman itu. Ia seakan bisa berbicara dengan bunga-bunga itu. Sekilas bayangan seorang wanita yang sedang berbincang-bincang dengan tanaman terlintas dalam ingatan Vinia. Cahaya matahari yang menerpa rambut coklat wanita itu membuat wajahnya samar. Ingatan kecil seperti itu sering menghampiri Vinia.
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
Benih Yang Kau Tanam

Benih Yang Kau Tanam

Rania kini tengah menyirami tanaman di taman belakang. "Siap, Bunda." Revan memberi hormat pada ibunya lalu berlalu menuju kamar. Rania memetik cabai dan toman yang sudah merah. Memang di taman kecilnya Rania menanam berbagai sayur seperti tomat, cabai, sawi, kangkung dan beberapa sayuran lainnya. Dari yang awalnya suka masak, sekarang Rania menjadi suka berkebun juga.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
From The Past

From The Past

(Moa) *** Soya bangun pagi-pagi sekali. Ia memaksa Bi Ina, asisten rumah tangga di rumahnya untuk membantunya berbelanja di pasar. Pagi ini Soya ingin memasak sesuatu yang spesial dan akan ia berikan pada bosnya sebagai tanda terima kasih karena sudah menolongnya semalam. Soya pikir hanya makanan dari masakannya sendiri yang pas dijadikan sebagai hadiah, karena jika memberikan barang, Kai pasti sudah memiliki segalanya. Anak orang kaya, yang sekarang sudah menjadi bos di kantor papanya. Tentu ia mampu membeli apapun yang dia mau, bahkan mungkin uangnya tak akan habis hingga 7 turunan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
30 Hari Mendapatkan Benih Suamiku

30 Hari Mendapatkan Benih Suamiku

Merawatnya sepenuh hati dan setiap kali Lian melihat Ibu Mita di kebunnya, wajahnya tampak berbinar. Bunga adalah keseharian ibu Mita. Lian juga tahu, kebun ini bukan hanya kesukaan ibu mertuanya, melainkan juga jadi tempat terapi bagi kesehatan mental ibu Mita setelah suaminya —bapak Saga— meninggal secara mendadak di kantor, enam tahun lalu. Ibu Mita sangat terpukul dan banyak melamun serta menangis. Akhirnya, Saga merayu ibu Mita untuk ke psikiater dan disarankan ibu melakukan aktivitas yang bisa mendistrak pikirannya soal kepergian suaminya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai seeds of yesterday
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status