Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Selene duduk di bangku kayu rendah, jemarinya cekatan merangkai bunga-bunga musim dingin ranting pinus, bunga putih kecil yang bertahan di dingin, dan daun hijau gelap yang harum. Di hadapannya, Odet mengamati dengan saksama, sesekali menyentuh satu tangkai lalu menyerahkannya pada Selene. Wajah wanita tua itu tampak lebih tenang pagi ini, meski kerutan di dahinya tak pernah benar-benar pergi. “Bunga-bunga ini,” gumam Odet, “selalu mengingatkanku bahwa bahkan musim dingin pun tidak sepenuhnya mati.”
9.6405.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.9K kali sebagai sekuntum bunga
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Raisaa
Halo kakak pembaca semua yg baik hati dn masih setia dgn cerita ini.terimakasih banyak dn terimakasih krn terus mendukung cerita sy. sejauh ini sy Gk kehabisan ide dn ceritanya sesuai alur. terimakasih sy pd kakak semua yg msh berdiri disamping sy utk kawal cerita ini smpe akhir, sabar ya utk alurny
Agis Sat
aku dukung lagi kak..aku harap novel ini bisa masuk top 20,top 10 bahkan top 3.menurutku dirian&selene saling mencintai,mungkin dirian masih berpikir dia mencintai viviene tp menurutku dia mencintai istrinya tp belum menyadari perasaan sendiri.buat hubungan mereka semakin kuat dg konflik.sukses kak.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Pedang Tengkorak

Pendekar Pedang Tengkorak

“Itu bukan bunga biasa.” Barulah Catra memperhatikan lebih saksama. Kelopak bunga berwarna putih kebiruan itu tampak berkilau diterpa cahaya senja. Butiran embun yang menempel di atasnya tidak jatuh sedikitpun meski tertiup angin. “Bunga Embun Bulan,” ucap Cempaka pelan. “Bunga itu hanya mekar menjelang malam dan menyerap embun hingga fajar. Aku sudah menjaganya selama puluhan tahun.”
10801 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai sekuntum bunga
Baca
+Pustaka
Kontrak Pemikat CEO Dingin

Kontrak Pemikat CEO Dingin

pinta Ken tersenyum tipis. "Eh, ah iya baiklah, maaf. Mohon ditunggu lima belas menit ya, akan kami siapkan dua buket yang indah untuk pengunjung pertama kami," balas florist itu cepat, memanggil asistennya untuk segera merapikan dan memotong tangkai dan durinya. Tak lama, dua buket bunga itu selesai. Florist berterimakasih saat Ken menerima dan membayarnya. Matanya sedikit penasaran bagaimana pria itu romantis dengan istrinya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sekuntum bunga
Baca
+Pustaka
Black Mirror (Indonesia)

Black Mirror (Indonesia)

Pantas saja bila mendapat bunga yang berbahaya. “Serenina, ambilah bunga itu dan tanamlah di lembah kehidupan. Susuri lembah ini pelan-pelan, dia akan bersinar jika Kamu menemukan tempat yang tepat untuknya.” Selene menyela pembicaraan sebelum Damian dan Foxglove mulai berdebat lagi. Aku menuruti ucapan Selene dan turun dari Altar. Bunga itu bersinar ketika langkahku sampai di dekat mata air abadi, Autumn Crocus ditanganku melayang dan mendaratkan dirinya di antara bunga-bunga lain. Sinar dari kristal pengikat di altar mulai meredup, lalu menghilang yang menandakan bahwa upacara ini telah sempurna dan selesai.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai sekuntum bunga
Baca
+Pustaka
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Baskara merasakan ada cairan hangat yang keluar dari kuncup bunga Sekar. Baskara tersenyum tipis. Merasa puas dan bangga pada dirinya sendiri yang mampu membuat Sekar menggelinjang nikmat dan juga mencapai puncak hingga ia mengeluarkan sari bunganya. “Bas …,” pekik Sekar dengan suara parau yang sangat lirih dan penuh harap. Baskara mengeluarkan tongkat jumbonya yang keras dan panjang itu.
1045.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sekuntum bunga
Baca
+Pustaka
Kelahiran Kembali Miliarder Berkuasa

Kelahiran Kembali Miliarder Berkuasa

"Aku tahu aku bersikap kasar sebelumnya, aku tahu aku telah menyakitimu, tapi kau hanya—" "Cukup!" Elaine memotongnya lagi. "Aku percaya padamu, aku percaya kau menghasilkan dua atau tiga ribu dari penjualan bunga, oke? Tapi lalu kenapa? Kau hanya punya waktu satu minggu lagi. Bagaimana kau akan membayar kembali 270.000 dollar? Jangan sebut-sebut dua atau tiga ribu—bahkan jika kau menghasilkan 20.000 atau 30.000 sehari, kau tetap tidak akan mampu membayar kembali pinjaman berbunga tinggi itu dalam seminggu!"
394 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai sekuntum bunga
Baca
+Pustaka
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Aku menyayanginya dengan tulus. Pada tahun baru, aku memberanikan diri untuk melamarnya. Cincin yang dirancang khusus untuknya terlihat begitu indah di tangannya. Aku semakin berusaha memperlakukannya dengan baik. Dia juga berusaha membalasku. Meskipun luka tidak bisa sembuh dalam sehari. Aku bersedia menunggu. Menunggu wanitaku sepenuhnya menerimaku.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai sekuntum bunga
Baca
+Pustaka
Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Ketika Jose pulang kerja bersama Selena sore itu, dia langsung mencium aroma bunga di lantai bawah. Embusan angin bertiup lembut, membuatnya teringat pada puisi tentang musim semi. Sekuntum bunga pir jatuh ke atas Bantley hitam Jose. Kelopak putih bersihnya sangat indah. Selena mengulurkan tangan untuk meraihnya, tetapi tangannya terlalu pendek. Jose lalu mengambil bunga putih itu dan menaruhnya di telapak tangan Selena.
9.41.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.7K kali sebagai sekuntum bunga
Tampilkan Ulasan (195)
Baca
+Pustaka
Orisa Fasifa
paling suka sma karakter alaia yg reaslistis, dia tau diabaikan pdhl sudah berjuang maka dia pergi, dia bilang sebelum mencintai orang lain cintailah diri mu sendiri, dan saat xavier di goda mantannya, dia langsung milih cerai, beneran alaia itu tokoh paling ga mau ribet karena dia tau rasanya sakit
Harta Karun
author panjang banget bab sampai 700lebih jadi kapan habisnya ni. muter² aja ceritanya. mana koinnya mahal banget. tapi bagus si ceritanya dari pada novel yg lainnya. kalu nonton iklan dan ambil bonus bisa buka 12 bab sehari lumayan bisa hemat uang si, tapi kapan habisnya ceritanya aja gk tamat²
Baca Semua Ulasan
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Setelah ragu selama beberapa detik, dia perlahan mengulurkan tangan untuk menjawab telepon. Suara wanita di ujung telepon terdengar sopan dan lembut. "Pak Brian, akta ceraimu dengan Bu Susana telah disimpan di Kantor Catatan Sipil kami selama seminggu. Kapan Anda punya waktu untuk datang mengambilnya?"
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai sekuntum bunga
Baca
+Pustaka
Asmara di Atas Ranjang

Asmara di Atas Ranjang

Max mengetatkan rahang, ponsel yang menempel pada daun telinga tergenggam erat. Tatapan tajam menghunus pada pintu lift yang baru saja tertutup beberapa detik yang lalu, membuat dirinya urung untuk masuk. Sebuket bunga ia lempar ke lantai, hingga beberapa kelopaknya berhamburan. Brad yang berdiri di belakang Max, bergerak maju untuk mengambil buket tersebut. Beberapa tangkai mawar merah dan kuning yang dirangkai apik dengan kain satin halus berwarna hijau botol, menjadi sebuket bunga yang terkesan mewah. Selembar kartu ucapan terselip di depan. Bertuliskan; Cepatlah sembuh agar kita bisa melakukan makan malam yang sempat tertunda enam tahun silam - M. Braun.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai sekuntum bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status