Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dia Istriku Bukan Pembantu

Dia Istriku Bukan Pembantu

Aku yang menyahut kaget. "Apa-apaan ini? Kok bisa bunganya meledak begitu?" kataku lagi. "Ya memang begitu, yang pinjam pun tak keberatan, ini adalah kesepakatan kami, bunga nya 100% perbulannya." "Edan!" Aku menggebrak meja. "Sudah sudah." Ayah mertua meleraiku. "Sekarang ambil sertifikatnya biar saya cek, kalau sudah oke akan saya transfer sekarang juga." imbuh Ayah mertua.
10108.8K viewsOngoingAdded to Library 2.9K Times as sekuntum bunga
Read
+Library
Jadi CEO Setelah Diceraikan

Jadi CEO Setelah Diceraikan

Diraihnya bunga yang diidam-idamkannya itu dari tangan kekar Alex. “Makasih.” Septi mendekatkan bunga itu. Sembari memejamkan mata, dia merasakan harumnya bunga itu. Sungguh menenangkan. “Kamu suka?” tanya Alex “Suka sekali, Mas.” Septi langsung menutup mulutnya. Dia baru sadar momen romantis itu bukan bersama dengan Brata. Alex tersenyum. Dia bergerak menuju batang pohon dan menggoyang-goyangkannya. Septi hampir saja histeris tatkala bunga tabebuya itu berguguran di sekitarnya. Dia senang bukan main.
1025.9K viewsCompletedAdded to Library 542 Times as sekuntum bunga
Read
+Library
Pendekar Pedang Tengkorak

Pendekar Pedang Tengkorak

“Itu bukan bunga biasa.” Barulah Catra memperhatikan lebih saksama. Kelopak bunga berwarna putih kebiruan itu tampak berkilau diterpa cahaya senja. Butiran embun yang menempel di atasnya tidak jatuh sedikitpun meski tertiup angin. “Bunga Embun Bulan,” ucap Cempaka pelan. “Bunga itu hanya mekar menjelang malam dan menyerap embun hingga fajar. Aku sudah menjaganya selama puluhan tahun.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as sekuntum bunga
Read
+Library
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

Bahkan jika Sabrina sudah membayangkan hal ini, saat dia berhadapan langsung dengan Sebastian dan mendengarkan semua kata-katanya, Sabrina masih merasa gemetar di sekujur tubuhnya. Dia juga tidak bisa menjelaskan rasa sakit di hatinya. Dia bertanya dengan gemetar, “Berapa … Berapa bunganya?” Sebastian mencibir. “Sepuluh juta! Jika berdasarkan bunga pinjaman pribadi, untuk sepuluh juta setahun, kau harus membayarku sebesar tiga juta untuk bunganya! Ini sudah paling sedikit.” Sabrina tidak bisa berkata-kata.
9.32.5M viewsCompletedAdded to Library 76.0K Times as sekuntum bunga
Show Reviews (480)
Read
+Library
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Read All Reviews
Kontrak Pemikat CEO Dingin

Kontrak Pemikat CEO Dingin

pinta Ken tersenyum tipis. "Eh, ah iya baiklah, maaf. Mohon ditunggu lima belas menit ya, akan kami siapkan dua buket yang indah untuk pengunjung pertama kami," balas florist itu cepat, memanggil asistennya untuk segera merapikan dan memotong tangkai dan durinya. Tak lama, dua buket bunga itu selesai. Florist berterimakasih saat Ken menerima dan membayarnya. Matanya sedikit penasaran bagaimana pria itu romantis dengan istrinya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as sekuntum bunga
Read
+Library
Black Mirror (Indonesia)

Black Mirror (Indonesia)

Pantas saja bila mendapat bunga yang berbahaya. “Serenina, ambilah bunga itu dan tanamlah di lembah kehidupan. Susuri lembah ini pelan-pelan, dia akan bersinar jika Kamu menemukan tempat yang tepat untuknya.” Selene menyela pembicaraan sebelum Damian dan Foxglove mulai berdebat lagi. Aku menuruti ucapan Selene dan turun dari Altar. Bunga itu bersinar ketika langkahku sampai di dekat mata air abadi, Autumn Crocus ditanganku melayang dan mendaratkan dirinya di antara bunga-bunga lain. Sinar dari kristal pengikat di altar mulai meredup, lalu menghilang yang menandakan bahwa upacara ini telah sempurna dan selesai.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as sekuntum bunga
Read
+Library
Kelahiran Kembali Miliarder Berkuasa

Kelahiran Kembali Miliarder Berkuasa

"Aku tahu aku bersikap kasar sebelumnya, aku tahu aku telah menyakitimu, tapi kau hanya—" "Cukup!" Elaine memotongnya lagi. "Aku percaya padamu, aku percaya kau menghasilkan dua atau tiga ribu dari penjualan bunga, oke? Tapi lalu kenapa? Kau hanya punya waktu satu minggu lagi. Bagaimana kau akan membayar kembali 270.000 dollar? Jangan sebut-sebut dua atau tiga ribu—bahkan jika kau menghasilkan 20.000 atau 30.000 sehari, kau tetap tidak akan mampu membayar kembali pinjaman berbunga tinggi itu dalam seminggu!"
702 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as sekuntum bunga
Read
+Library
Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Tuan CEO, Aku ingin Bercerai

Ketika Jose pulang kerja bersama Selena sore itu, dia langsung mencium aroma bunga di lantai bawah. Embusan angin bertiup lembut, membuatnya teringat pada puisi tentang musim semi. Sekuntum bunga pir jatuh ke atas Bantley hitam Jose. Kelopak putih bersihnya sangat indah. Selena mengulurkan tangan untuk meraihnya, tetapi tangannya terlalu pendek. Jose lalu mengambil bunga putih itu dan menaruhnya di telapak tangan Selena.
9.41.1M viewsCompletedAdded to Library 23.8K Times as sekuntum bunga
Show Reviews (195)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
ayyu azha
kok bisa sih annika kembali rujuk sama monster gk tau diri ini...rasanya gk sebanding sama penderitaannya dibanding sama penderitaan zakki lebih menderita lagi annika disini jadi rasanya gk ikhlas bgt dia gk bisa hidup bahagia dengan orang lain...
Read All Reviews
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Matanya penuh senyum. "Prosedur pemulangan telah selesai. Ini bunga yang dipetik kedua anak pagi ini. Mereka ingin mengucapkan selamat atas kepulangan dari rumah sakit." Nathan dan Nolan bersandar di kedua sisi. "Tante Emily, lihat, masih ada embun di bunga-bunga ini!" "Tante Emily, bunga-bunga ini membuatmu terlihat sangat cantik!" Brian menggenggam tangan Emily, kedua anak itu mengikuti di sisi kiri dan kanannya. Mereka berempat meninggalkan bangsal, membuat para perawat di belakang mereka iri.
3.4K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as sekuntum bunga
Read
+Library
Thousand Years

Thousand Years

Seketika kuntumnya kembali mekar dan segera seperti baru dipetik. ”Kau pernah memberikan bunga ini kepadaku ketika di lembah Bloom Forest. Di antara semua bunga, kau paling menyukai ini. Kau bilang ini melambangkan cinta yang abadi. Aromanya tak pernah pudar seperti cintaku padamu. Kendatipun kau tak mengenali aku, tetapi aku selalu mengenalimu.”
104.8K viewsOn holdAdded to Library 139 Times as sekuntum bunga
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status