Tak Sengaja Mencintaimu
Ia memeluk istrinya dengan sangat erat lalu menyandarkan dagunya di bahu Vanka seolah ingin membuktikan bahwa seluruh jiwanya ada di sana, bukan pada masa lalu.
“Fakta itu nggak berlaku buat Abang, Van,” bisik Shankara, suaranya berat dan bergetar karena emosi. “Mungkin dia cinta pertama, tapi dia juga luka pertama. Abang nggak sedih dia sakit, Abang cuma ngerasa miris. Miris karena dia punya peluang untuk jadi ibu yang baik, tapi dia malah milih jalan yang akhirnya menghancurkan dirinya sendiri.” Shankara melepaskan pelukannya sedikit, ditangkupnya wajah Vanka dengan kedua tangannya. Matanya menatap Vanka dengan intensitas yang membuat napas perempuan sedikit tercekat. “Dengar ya, Van. Cint