Kamu Duluan Selingkuh, Untuk Apa Menyesal
“Caterina, oukh, ooh, ohh, ooh,”
“Ken, akh, ah, aku tidak bisa menahannya, oooh, okh! Aku, aaaahhh!”
Kendric menekan lebih dalam dan dia juga telah sampai di puncak kenikmatannya. Cairannya menyembur di dalam rahim Caterina. Kendric mencium bibirnya melumatnya sambil mengatur napas.
Caterina masih memeluk punggungnya dengan erat, seolah cemas Kendric akan bosan lalu pergi dan memilih bersama dengan wanita lain.
Bab Populer