Pembalasan Tuan Muda Terkuat
Rianoirgambar menolong teman yang jatuhdialog batu menangisarti tatapan teduh priapenyesalan pria yang menyakiti wanita
Yor berjalan santai ke depan tanpa terburu-buru, seolah sedang berjalan-jalan di taman pribadi.
Untuk sesaat, ia bahkan tertinggal oleh para kultivator lainnya yang berlari dengan gila-gilaan.
Namun ekspresinya tetap acuh tak acuh, seolah kompetisi ini tidak lebih dari permainan anak-anak yang tidak ada artinya baginya.
Saat berjalan, ia sesekali berhenti dan menutup mata, seolah memeriksa jejak aura kuno yang dipancarkan oleh Jalan Immortal Ascension dengan cermat.