Selir Yang Terlupakan
Senyum tipis yang tegang terukir di bibirnya—senyum yang biasanya diberikan seseorang saat melihat serangga kecil yang menarik namun tetap dianggap tidak berbahaya.
Aku tak mempedulikannya sedikit pun. Aku terus berjalan dengan tenang, pandanganku lurus ke depan, tak menunduk, tak mempercepat langkah, dan tak berusaha menyembunyikan diriku di balik kerumunan. Aku hanya berjalan menuju kursi yang disiapkan untukku, seolah kehadiranku di sana adalah hal yang paling wajar di dunia ini.