PENDEKAR LEMBAH HANTU
Setelah itu semua terasa mudah, tongkat pemberian Saloka bagaikan mata ketiganya yang mengarahkan kakinya kemana harus melangkah.
Setiap dia akan salah langkah, tongkat itu akan menariknya ke arah yang benar, seolah ada orang yang membantunya berjalan. Entah sudah berapa lama dia berjalan, tiba-tiba dia merasa jalanan yang dilaluinya mulai ramai. Ada suara banyak orang berbicara, suara pedati, kereta, dan hewan ternak. Tapi meskipun ramai, dia tidak menabrak apapun. Jika akan salah melangkah, tubuhnya seolah didorong oleh suatu kekuatan untuk melangkah ke arah lain.
Tiba-tiba terdengar seorang bapak-bapak menyentuh pundaknya dan bertanya
Bab Populer