Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu Semangatku

Kamu Semangatku

"Iya Mbak." "Ya udah, pesan itu aja, kalau saya yang ini ya Mbak. Kalau makanannya, ini." lanjut Bara sambil menunjuk buku menunya. "Oke, di tunggu ya!" "Iya, Mbak," sahut Bara. "Maafin gue, udah ngetur ngatur lo, ya ra!" lanjut Bara yang tak enak hati. "Santai aja Bara! Gue malah senang, ada teman yang peduli sama gue."
103.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

"Dengan dirimu kini kubahagia Tak henti kau berbagi canda tawa .... Hilangkan gairah lelah hatiku Hadirmu mengubah arti hidupku .... Jadilah aku tawanan cintamu Hadirmu warnai hariku Kupenuhi semua yang kau inginkan Tiada yang lain selain dirimu.... Sepanjang hidupku hanya ingin bersamamu di setiap waktu ... di setiap waktu.... .... .... Sejuk kasihmu sampai ke tulangku Hingga detak jantungku 'kan berhenti Senyum manismu sinari hatiku Tulus setia cintaku hanya untukmu.... Sepanjang hidupku hanya ingin bersamamu di setiap waktu ... disetiap waktu....
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Kata Senja. “Sedia lo tahu kan nggak ada yang sia-sia di dunia ini? Waktu lu yang mungkin cuma sebentar tapi membekas di hati lu nggak bakal sia-sia kalo lu bisa damai sama hati lu. Sekarang lu pikirin dan lu pilih kemana lu bawa hati lu. Menjauh atau bertahan. Semua keputusan ada di tangan lu Di.”
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU

CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU

To Be Continued ______ Terimalah Bayar mahal Kekhilafan Jangan pongah jiwamu lelah mungkin juga marah hatimu gundah mencari arah tak perlu resah Cobalah pasrah Ada saatnya kamu kembali dengan sekeping hati yang bersih (Amelia) ____ Semoga terpetik hikmah. Ditunggu like komen subscribe, follow dan vote nya, biar nanti malam Up lagi. mksh. nikmati cerbung-cerbung Asa lainnya di akun ini.
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai semua terserah padamu
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Lusi Yanna
halo kak saya lucy ang editor akusisi di gn. saya minta kakak segera mengganti rate novel kakak menjadi 21+ yah. kalau tidak akan saya up ke atas untuk di take down karena meracuni rating 12+. harus segera hub editor in house kakak yah. saya tunggu
Dewa Amour
Judulnya lebih cocok kalo Gairah Ayah Angkatku. Aku lihat banyak gairah bertebaran di sini, gak cocok sm rate buku. Harap sebagai penulis Author lebih bijak. Bacaan tak sesuai dengan rate 12+ melainkan 21+.
Baca Semua Ulasan
Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku

“Ayah jahat, ayah gak ngerti maunya Nay apa. Ayah cuma mentingin diri ayah sendiri.” Esha memijit kepalanya yang terasa semakin berat, berurusan dengan remaja terkadang harus memiliki stok sabar berlipat-lipat lebih banyak. “Terserah kalau itu menurut kamu Nay, ayah sudah pusing dengan kelakuan kamu, intinya semua keputusan ada di tangan kamu, kalau kamu sayang sama teman-teman kamu dan usaha kamu sendiri maka tinggalkan mereka!” Usai mengatakan hal itu, Esha keluar dari kamar anak gadisnya, ia tidak bisa menjamin dirinya tidak tersulut emosi bila lebih lama di kamar sang anak.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Si kecil bingung, "Oh, ternyata ada selingkuhan baik dan jahat?" Susan memelototi Federik, "Tidak, semua selingkuhan itu jahat!" Dia tidak tahu ternyata Federik pernah berpikir untuk menjadi selingkuhannya! Federik tersenyum, "Ya, ibumu benar. Ayo, Nak. Mainan transformers dua meter yang kubelikan untukmu sudah sampai, coba lihat apa kamu menyukainya?" "Aku menyukai semua pemberian Ayah."
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
SEMOGA KAU MENJADI MILIKKU

SEMOGA KAU MENJADI MILIKKU

Kata Gebbie. "Terserahlah! Ambil! Ambil saja semuanya." Kata bosnya. "Kau memang yang terbaik bos! Kau baik sekali." Ucap Gebbie. "Astaga." Kata bosnya lagi. "Sampai jumpa bos." Ucap Gebbie sambil melambaikan tangannya. "Sana, pergilah!" Kata bosnya.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
Paman, Aku Layak Menjadi Isterimu

Paman, Aku Layak Menjadi Isterimu

Willa mengetik dengan cepat dan mengirimkannya segera. Keduanya sama tidak berkedip mengamati layar ponsel, menunggu pesan balasan. Mereka penasaran dengan reaksi dari Matthew. Orang sinting kadang memiliki respon berbeda terhadap sesuatu dibandingkan orang yang normal. Di hitungan ke lima, pesan yang ditunggu muncul. “Aku tidak keberatan kau membawa pacarmu. Aku tidak akan bangkrut dengan mentraktir satu orang lagi.”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
Saat Aku Bukan Lagi Pilihanmu

Saat Aku Bukan Lagi Pilihanmu

"Aku minta maaf padamu. Aku akan menebus semuanya. Aku akan kasih semua yang kamu mau. Tolong kasih aku satu kesempatan lagi, oke?" Para pengawal yang ada di sekitar kami menahan napas. Tak ada yang mengira bahwa Pak Bram yang begitu berkuasa di dalam negeri rela berlutut dan merendahkan diri di sini. Aku tiba-tiba tersenyum lega. "Menebusku? Mencintai seseorang berarti memikirkan orang itu hingga nggak bisa makan dan tidur. Aku bisa khawatir berhari-hari karena satu kerutanmu. Tapi, ketika kamu bersama Wenny, aku hanya bisa berpura-pura tak peduli."
11.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Ia menelan ludah, mencoba mengatur napasnya sebelum mulai mengetik balasan. Lumi : Aku sudah kirim semua tabunganku. Aku butuh waktu, Paman. Single-ku belum keluar, jadi aku tidak punya uang sebanyak itu sekarang. Pesan itu terkirim. Lalu tiga titik muncul, menghilang, dan muncul lagi. Paman Frank : Waktu? Aku sudah memberimu waktu bertahun-tahun sejak aku “mengasuh” kamu! Jangan lupa, siapa yang memberimu makan ketika ibumu pergi dan ayahmu mati di jalan!
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai semua terserah padamu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status