Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

Seolah dipantek kuat-kuat ke dalam bumi. Sing! Sing! Sepasang mata Pendekar Lebah Maut terbelalak lebar. Nanar menyaksikan mata dua pedang yang bergerak cepat bak seekor elang menyambar mangsa. Siap menggunting ke arah batang lehernya. “Tidak semudah itu, prajurit tengik!”
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai sepasang mata maut
Baca
+Pustaka
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Sepersekian detik berikutnya tangannya lemas kembali ke tempat semula. Mutiara, melewatinya begitu saja. Bahkan menembus badannya. Motaz tak berdaya saat itu juga. Mutiara tidak mendengar suaranya, Mutiara bahkan tak melihat ke arahnya. Kenapa? Apa dia tak terlihat? Apa dirinya sudah mati? Motaz sudah mati dan ia tak sempat mengucapkan apapun pada Mutiara? "Muti.. Muti maafin Abang.."
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai sepasang mata maut
Baca
+Pustaka
Kunikmati Suami Mendua

Kunikmati Suami Mendua

Hiihii artinya dapat double kan. Dengan hati-hati ku atur posisi letak alat peledak di dalam mobil suami super goblok itu. Kupastikan semuanya akan berjalan sesuai keinginan. Besok kalian akan enyah dari dunia ini bersama ketiga cucumu. Ini adalah malam terakhirmu di dunia ini, Aziz Azam. Memang kematian laki-laki tua ini perlu untuk di percepat. Menyusul anaknya ke liang kubur. Nanti bukan hanya dia, tapi jetiga cucunya pun akan pergi ke alam baka untuk selamanya.
9.5124.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai sepasang mata maut
Baca
+Pustaka
Jerat Kematian CEO Maut

Jerat Kematian CEO Maut

Dia sedang berbicara dengan satu sumbernya. “Cuma dua vampir tua selain Augustus Johann yang punya mata sehitam itu. Vampir dari zaman Belanda, Rosella Furani dan vampir dari zaman kemerdekaan Indonesia, Genta Bahari. Selain itu, tidak ada,” kata sumbernya dengan yakin. “Tidak ada vampir setua mereka. Cuma mereka berdua itu yang punya mata yang seluruhnya berwarna hitam.” “Kamu sudah menyelidiki kerabat-kerabat Mr. Johann?” tanya Trevis.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai sepasang mata maut
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Zlep! Serangan demi serangan juga terlampau kompat di tangan Jin dan saudara kembarnya. Mereka berdua seolah berkomunikasi dalam telepati ketika bertarung bersama. Jika orang umum memiliki dua mata, mungkin tidak bagi Jin dan saudara kembarnya. Mereka berdua masing-masing memiliki empat mata. Dua mata adalah mata mereka yang sungguhan, sedangkan dua mata lainnya adalah mata saudara kembarnya yang membantunya dalam telepati. Shitaro pernah berkata kepada keduanya. Jika suatu saat salah satu di antara keduanya tewas, maka sebenarnya tidak ada yang tewas. Salah satu di antara mereka masih dapat melanjutkan hidup saudara kembarnya yang sudah tewas. Hal ini dikarenakan, ruh seseorang yang telah b
107.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai sepasang mata maut
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Kupejamkan mata sejenak, yang ada dalam khayal hanyalah sosok laki-laki yang menemaniku selama dua tahun pernikahan. Andai saja, dia ada di sampingku. Mungkin, dia akan menenangkan hati ini yang mulai gundah gulana, merasakan ketakutan yang luar biasa hebatnya di dalam sini. Akan tetapi, semuanya hanya bayangan. Saat kubuka mata, bukanlah dia yang ada di sampingku. Melainkan calon mayat, yang kemungkinan besar akan mati bersamaku.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai sepasang mata maut
Baca
+Pustaka
(Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa

(Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa

Mata itu tidak memancarkan cahaya keemasan milik Alexander ataupun zamrud milik Marcus. Itu adalah sepasang mata yang seluruhnya berwarna hitam kelam tanpa bagian putih sedikitpun, menatapnya dengan tatapan lapar dan menyeringai dalam kegelapan. Seseorang, atau sesuatu, telah mengintainya sejak tadi.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sepasang mata maut
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
putristana
cerita ini menarik, bukan tentang seberapa lucu atau seberapa kuat sistem cintanya. tapi tentang hati yang dulunya tertutup untuk satu wanita, tapi wanita itu mau berjuang dari awal.. agar hati yang dulunya tertutup bisa terbuka lagi untuknya.
Mila Mila
Ceritanya makin seru dan bikin penasaran. Konflik serta tantangan yang dihadapi tokoh-tokohnya terasa semakin berat, jadi pengin terus baca untuk tahu bagaimana Ellovist menyelesaikan semuanya. Plotnya juga bikin susah berhenti di satu bab! ...️
Baca Semua Ulasan
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tatapan mata itu makin ditentang oleh mata Selendang Maut. Ia tetap berdiri dengan satu kaki menumpang di atas batang kayu tumbang, sedangkan kaki satunya lurus berpijak tanah, badannya sedikit membungkuk karena lengannya digunakan bertumpu pada paha kaki. Setelah mereka saling pandang bermusuhan dan sama-sama bungkamkan mulut, Peri Malam palingkan wajah ke arah lain sambil ucapkan kata. "Kelak, suatu saat, aku yakin satu di antara kita ada yang terbunuh. Kau membunuhku atau aku membunuhmu. Sebab tanpa ada satu yang kalah, tak mungkin Pendekar Kera Sakti mengawini kita berdua." "Dan yang kalah itu adalah kamu!" Kata Selendang Maut berlagak acuh tak acuh, memandang dedaunan pohon di atas.
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai sepasang mata maut
Baca
+Pustaka
Cinta Dan Kematian

Cinta Dan Kematian

Sosok malaikat kematian itu mengulurkan tangannya dan tiba-tiba sebuah benang merah muncul dari dada Adra, tersambung ke dada Ilya. “Itu adalah bukti bahwa kalian adalah satu pasang hati. Sejauh apa pun jarak memisahkan kalian, tetap pada akhirnya akan dipertemukan untuk saling melengkapi.” Adra tertegun mendengar penjelasan mahkluk tersebut. Alih-alih melihat benang di tubuhnya yang tersambung ke tubuh Ilya. Jadi inilah jawaban dari segala pertanyaan Adra dan Ilya. Tanpa sadar, sejak pertama mereka bertemu, keduanya sudah saling merasakan sesuatu. Perasaan Adra yang terbagi pada Ilya, dan tentu saja Adra yang sadar akan perasaannya sendiri. Mereka berdua seakan saling membutuhkan, dan berba
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai sepasang mata maut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status