DECEMBER DAWN : THE PROPHET
Sementara aku berlari sambil menunggu jawaban buku itu, pria gila itu semakin menjadi-jadi.
Dia memanipulasi sekitar lagi, kali ini bukan hanya merobohkan dinding atau membuat lantai bergerak. Dia melemparkan balok-balok pondasi berkilau yang terlihat seperti terbuat dari kaca—ya, memang di sini hanya ada kaca, sih.
Jika kau berpikir kaca itu mudah pecah, kau belum pernah melihat ini. Balok kaca seukuran pondasi jembatan terbang ke arahku, dan itu bukan satu, tapi dua, atau mungkin juga tiga.
Hot Chapters