Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Seperti sekawanan bebek yang akhirnya memiliki pawang, celoteh mereka pun berhenti dan berganti dengan langkah cepat setengah berlari. Gelap. Hanya tersisa lampu-lampu kecil sebagai penerang jalanan kampung. Dalam sebaris ke barat kami sama-sama melihat rumah-rumah kos yang begitu tenang. Nyala redup lampu teras mereka tak tergoyahkan sedikitpun oleh keributanku. Atau, gempa yang penghuni kosku takutkan. Dengan arahan tanpa suara, kami menoleh ke timur, kosong, jalanan sunyi tanpa suara dan hanya menyisakan angkringan-angkringan tanpa pelanggan. Suasana khawatir akan kematian karena gempa beerubah menjadi mencekam dan menakutkan. “Kok sepi ya?” Rini, salah sat
1.6K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as kok sepi
Read
+Library
BERBAGI CINTA

BERBAGI CINTA

jawab Takeshi. "Kita berangkat dengan kereta api pagi pagi sekali," rencana Takeshi. Aku setuju pergi dengannya. *** Dengan kereta api, aku dan Takeshi pergi ke desanya. Itu sebuah desa yang jauh dari hiruk pikuk keramaian. Nama desa itu Koenji. Kōenji adalah sebuah desa dekat Tokyo didistrik Suginami terletak disebelah barat Shinjuku .
108.0K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as kok sepi
Read
+Library
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

Setelah dibaca sekilas, inti berita tersebut berisi bagaimana kehebatan HCO dalam menuntaskan kutukan mematikan SMA Sendai no Kibou. “Itu! Lihat sendiri! Aku sudah meminta CMM untuk membuat pemberitaan mengenai HCO. Aku juga memposting kehebatan kalian pada akun twiccerku. Keduanya diposting pagi ini karena aku baru sampai di Tokyo kemarin malam. Dua-duanya jadi perbincangan yang ramai di jagat internet.”, ujar Goto-san dengan berapi-api.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as kok sepi
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Beberapa dari mereka memesan kopi dan memesan mie rebus untuk mengisi perut mereka yang kosong selama perjalanan dari kota. Bapak lalu mengobrol dengan rombongan Aki Karma. Bapak juga memberitahukan apa yang seharusnya boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama berada di Gunung Sepuh. Ketika Aki Karma tentang ritual itu. Bapak hanya menjawabnya dengan senyuman seakan-akan Bapak tau apa yang dimaksud Aki Karma namun Bapak enggan untuk bercerita mengenai itu.
9.8682.4K viewsCompletedAdded to Library 16.4K Times as kok sepi
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Read All Reviews
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

70 *Pasukan Pengawal Australia* Zhao Yìchen : Yuhuu! I'm back! Kurt : Koko, aku kangen! Mitch : Aku rindu! Christine : I missed Koko so much! Mathilda : Welcome, @Koko Yichen. Taylor : Tunggu aku pulang ke Sydney. Kita party, @Koko Yichen. Harzan : Party bajigur. Jaffan : Beras kencur.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as kok sepi
Read
+Library
Jadi CEO Setelah Diceraikan

Jadi CEO Setelah Diceraikan

gumam Septi “Hari ini, aku tidak mau meminum kopi darimu lagi. aku sudah banyak sekali minum kppi pagi ini,” ujar Wisnu dengan tegas Jihan meletakkan kopi tersebut di atas meja, kerja Wisnu kemudian dia bersedekap dan menatap Wisnu dengan tatapannya yang tajam “Kenapa kemarin kamu tidak mengatakan apapun padaku kemarin? Dia adalah anakmu, apa kau lupa?” tanya Septi dengan kesal
1025.6K viewsCompletedAdded to Library 794 Times as kok sepi
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Malam turun dengan lembut seperti tirai tebal yang menutupi wajah dunia. WarKoDuBa tampak tenang dari luar. Tapi di dalamnya, gelombang keresahan mulai menyeduh perlahan. Toyo sedang mengatur toples-toples keripik saat ia berteriak. “MAS! TEKO SUCI HILANG!” Dimas tersedak kopi. “APA?”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as kok sepi
Read
+Library
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Keringat mengucur dari pelipis, melewati pipinya yang mulai memerah terpanggang matahari pagi Depok yang terkenal garang. Di sampingnya, Pitaloka sudah terlihat seperti tanaman layu; bahunya merosot dan wajahnya kuyu. ​"Di... gue rasa, gue bakal pingsan kalau disuruh push-up sepuluh kali lagi," bisik Pita dengan suara parau.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as kok sepi
Read
+Library
SETELAH KAU PERGI

SETELAH KAU PERGI

Segala keindahan alam dan keelokan budayanya menghadirkan sisi indah dan romantis dari kota yang berjuluk Paris Van Java ini. Sudah seminggu Hellena tidak masuk kerja. Meja tempatnya duduk nampak lengang. Tak ada lagi wajah teduh dengan senyum lembutnya yang dengan sopan memberikan laporan atau sekedar mengingatkan jadwal pentingnya. Seperti kata Abizar, Hellena akan resign bekerja. Aksara menatap meja yang kosong dan ruangan yang rasanya begitu sepi.
1040.4K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as kok sepi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status