Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

Hari liburan yang dinanti akhirnya tiba. Sejauh mata memandang, hanya ada hamparan pasir putih bersih dan deburan ombak tenang yang menyapa kedatangan Sera. Sera turun dari kapal cepat dengan mata membelalak. Ia memandangi sekeliling pelataran pulau kecil itu dengan raut wajah tidak percaya. "Mas," Sera menyenggol lengan Rendra yang berjalan di sisinya. "Kenapa di sini sepi sekali? Mana pengunjung yang lain?"
1031.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 696 kali sebagai sepi dalam keramaian
Baca
+Pustaka
Catur Rogo

Catur Rogo

gumam Asep dengan kekehan. Belum sempat ia sampai di kamar mandi, telinganya mendengar keramaian yang entah dari mana asalnya. Padahal kemarin malam cukup sunyi, mengapa sekarang ramai? Asep mengingat-ingat hari apa dan tanggal berapa. Barangkali ada kebiasaan yang di lakukan warga sekitar. Sampai selesai buang air kecil ia masih tak mengerti. Iseng, ia membuka gorden. Melihat barangkali ada sekumpulan warga yang lewat. Namun, tak ada siapa-siapa. Kemudian Asep sadar, suara keramaian itu hilang. 'Aneh, kok hilang.'
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai sepi dalam keramaian
Baca
+Pustaka
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Ryan mengusap bibirnya yang berceceran remah. ** Mereka turun di stasiun terdekat dan berjalan kaki sisanya. Dari dua blok sebelum Alun-alun Kota, kerumunan sudah mulai terasa. Semakin dekat, semakin padat, sampai akhirnya jalan di depan tidak lagi terlihat ujungnya. Hanya kepala demi kepala yang berdesakan. "Wah!" Sari berdiri di ujung jari kakinya tapi tetap tidak bisa melihat apapun. "Banyak banget orang."
1064.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai sepi dalam keramaian
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Dokter Jenius Milik CEO Arogan

Lalu lintas di jalan serta intensitas keramaian tiba-tiba meningkat, kios-kios kecil juga bermunculan di pinggir jalan dekat sekolah. Seketika, bau makanan dan debu yang dibawa oleh lalu lintas berbaur di udara. Ian telah berhenti jauh dari tempat kejadian dan mengerutkan kening saat melihatnya, seolah-olah dia sedang menonton film horor yang berlatarkan dimensi lain. Melihat itu, Amber tidak memaksanya dan melangkah perlahan ke depan sendirian.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai sepi dalam keramaian
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Berharap agar kiranya semua itu hanya ketakutanku semata tanpa beralasan. Senja pun tiba menghampiri kota kecil, yaitu; Rantau Prapat kota idaman. Keramaian lalu lalang semakin memicu keributan dalam berkendara karena hari hampir Maghrib. Semakin malam semakin banyak yang menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi di jalanan.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai sepi dalam keramaian
Baca
+Pustaka
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

Permata membalik badan, tersenyum simpul, lalu berkata, “Aku tidak apa-apa, Danu. Jangan khawatirkan aku seperti itu. Tadi malam aku hanya takut, tapi setelah kita pergi dari tempat itu aku sudah menjadi lebih baik.” Akhirnya mereka berdua melanjutkan perjalanan. Mereka memasuki sebuah perkampungan yang ramai, jadi mereka merasa tidak perlu khawatir. Namun rasa itu nyatanya salah, ramai bukan berarti aman dari bahaya. Ramai bahkan menjadi tempat yang lebih berbahaya daripada tempat sepi, sebab keramaian menyembunyikan bahaya yang besar.
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 774 kali sebagai sepi dalam keramaian
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Baca Semua Ulasan
CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA

CINTA ANTARA PENGASUH DAN TUAN MUDA

Gideon memperlambat laju motor dan menoleh ke arah Septin. "Septin, apa itu yang sedang terjadi di sana? Kenapa ada keramaian di lapangan itu?" Septin tersenyum dan menjawab, "Tuan Gideon, itu adalah pasar malam. Biasanya diadakan setiap minggu di sini. Orang-orang akan datang untuk membeli makanan, bermain beberapa permainan, dan menikmati hiburan." Gideon terkejut mendengar penjelasan Septin.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai sepi dalam keramaian
Baca
+Pustaka
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

“Cepatlah, kaki pendek!” Suasana di sana sangat berisik dan rumit. Kami baru saja melewati gerbang masuk ibu kota, tapi sudah begitu ramai. Telinga aku terasa kesemutan meskipun aku masih berada di dalam gerbong. Tapi keramaian yang tertangkap telinga aku masih lebih baik daripada keheningan yang disebarkan oleh pria berkacamata ini. Tak.
1020.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 810 kali sebagai sepi dalam keramaian
Baca
+Pustaka
10 Years Ago

10 Years Ago

Orang itu termasuk di antara kerumunan teman kelas Andin. Gesekan sepatu bersama permukaan jalan begitu terdengar di tempat ini. Suatu jalan yang dikenal sepi dan minim pengunjung. Tempat ini jauh dari keramaian jalan besar. Kalian takkan bisa mendengar klakson mobil dan motor yang saling beradu.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai sepi dalam keramaian
Baca
+Pustaka
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

Untung saja masalahnya sudah kelar sekarang. Rara tidak yakin bisa bertahan di acara ini jika masalahnya belum selesai. Rara akhirnya keluar dari mobil setelah Septa keluar. Kegugupan semakin melanda dirinya saat melihat lebih jelas kumpulan manusia di depannya. Tangan Septa tiba-tiba tersodor di depannya. Rara buru-buru menoleh ke Septa. “Di sini ramai,” ucapnya. Ia mengulas senyum kaku lalu lanjut berkata, “Aku takut kamu hilang!”
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sepi dalam keramaian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status