Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Forbidden Feeling

Forbidden Feeling

"Oh, terus namanya siapa?" "Belum tau," "Dia udah kenal sama lo?" "Belum juga," "Kenapa belum kenalan?" "Gengsi lah. Mana mungkin gue duluan yang ngajak kenalan," Gengsi. Aku perempuan, dan semua perempuan punya gengsi, right? "Makan tuh gengsi!" ujar Sekar sambil melemparkan tissue ke arahku. "Ini pesanannya, mbak. Satu caramel machiatto dan satu banana smoothie," kata seseorang di sebelahku, dan ternyata adalah--DIA.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as seventeen fear
Read
+Library
NIGHTMARE

NIGHTMARE

"KATAKAN JALANG!!" Teriak Reviline membuat air mata yang sejak tadi Irene tahan turun dengan sendirinya. Tubuhnya bahkan bergetar ketakutan seraya mengucapkan kata maaf berkali-kali karena sudah mengikuti pemuda itu. Hingga satu tamparan berhasil mengenai wajahnya membuat Irene tidak sadarkan diri. She's doesn't know anything.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as seventeen fear
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Bukan karena dia menggairahkan atau tanpa busana, melainkan untuk sesuatu yang lebih sinis. Bila mata adalah jendela menuju jiwa, jelas jiwanya sedang sangat ketakutan. Rasa takut yang luar biasa, yang menghancurkan mentalnya. Akan tetapi ia tak berdaya melepaskan diri. Serasa lalat yang terperangkap oleh Venus Flytrap. Kemudian enzim-enzimnya melarutkan tubuhnya perlahan.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 248 Times as seventeen fear
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

Air mata menggenang di pelupuk matanya. “Sat..!” Aku memanggil Satria. Mencoba menghentikan sikapnya yang penuh akan intimidasi pada Sarah. Sementara itu, Sarah sendiri masih terdiam. Dia masih enggan untuk membuka mulutnya, kini kulihat tangannya mulai meraih gelas minuman dengan gemetar. Dapat kurasakan ketakutan dari gadis itu. Tak hanya sarah, Satria memang selalu menakutkan jika sudah diliputi oleh amarah.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as seventeen fear
Read
+Library
Tujuh Tahun Yang Suram

Tujuh Tahun Yang Suram

Ristia tertunduk malu mengingat semuanya. -- “Ma, ayo cepat satu jam lagi filmnya udah mau diputar.” Irina mengingatkan mamanya yang masih sibuk merapihkan jilbab. Anak gadisnya ini sudah tak sabar segera menonton film The Avengers yang sedang booming. “Bentar kakak, ini tinggal dikit lagi.” Ucap Andira sambil memoles lipstik warna peach di bibirnya. “Udah cantik itu Ma, nanti ayah klepek – klepek lagi liat mama!” bibir Irina mengerucut lucu.
1057.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as seventeen fear
Read
+Library
Bersandar pada Ketakutan

Bersandar pada Ketakutan

"Tapi, ketakutan selalu membayangiku saat dekat dengannya. Aku takut ... takut mengulangi kesalahan yang sama." Dr. Eleanor tersenyum tipis, “takut adalah tanda bahwa kau peduli. Kini... keputusan ada di tanganmu. Ingin mengendalikan rasa takut itu, atau malah membiarkan dirimu terjebak arusnya untuk seterusnya." Dominic terdiam cukup lama sebelum akhirnya mengangguk pelan. “Aku ingin mencoba," bisiknya pelan, namun optimis.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as seventeen fear
Read
+Library
Half You

Half You

ucap Betty membuat Rubby merasa bersalah. "Maaf Beth, aku hanya tidak ingin menjadi penghambat kalian itu saja. Aku takut kalian terlalu menakutkan kehamilanku, dan semua menjadi terhambat. Maafkan aku." Sesal Rubby mengusap lengan Betty, tapi dari gerakan tubuh Betty wanita itu pun terlihat sedang memikirkan hal lain. "Kau memikirkan hal lain, Beth?" Betty menggeleng namun Rubby tahu jika Betty sedang risau, sama dengan yang terjadi padanya tadi.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 353 Times as seventeen fear
Read
+Library
SEVEN OWNERS

SEVEN OWNERS

Sudah sekitar sepuluh menit linzy melamun menatap layar ponselnya. Dilema perihal ia harus mengaktifkan atau tidak pada ponselnya. Ia sangat merindukan sahabatnya yang ia tinggal tanpa pamit namun disisi lain ia merasa ragu, bagaimana dengan respon mereka, apalagi ia tahu bagaimana dengan perasaan teman temannya terutama frisly yang pasti tidak berhentinya menangis selain itu ia takut karena hal itu ia berubah fikiran dan akan nekat kembali kesana, bagaimana bisa? Ia baru saja datang sudah sangat jelas ia tidak bisa kembali kesana. Bahkan sekarang ia dipindahkan untuk melanjutkan sekolahnya disini.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as seventeen fear
Read
+Library
Dangerous Feeling

Dangerous Feeling

racau Raven dengan menghentakkan miliknya begitu kasar, irama yang begitu cepat membuat tubuh elain bergerak tak beraturan “ ah sakit kak, stopp” elain menahan suaranya ia tak ingin sampai kedua orangtuanya tahu, “ ahh mulai saat ini kau adalah milikku elain, sekali saja kau membantahku aku akan membuatmu di terkam oleh sahabatku!” Ancam Raven yang masih menikmati pergulatannya sedangkan tidak bagi elain. “ kau brengsek Raven “ Plak... “ Ahhh sakit hiks “
103.6K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as seventeen fear
Read
+Library
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bukan karena marah, bukan pula karena takut, melainkan karena sesuatu yang lebih tua, yang lebih dalam, sesuatu yang meski tidak ingin ia akui, masih hidup di dasar dirinya. "Kau hanya anak..." "Aku hanya anak yang masih hidup." Yue Chen memotong, bukan dengan suara keras, bukan pula dengan suara tajam, hanya dengan suara yang meski lemah, meski sakit, meski keluar dari tubuh yang belum lagi utuh, tetap menyimpan sesuatu yang tak wajar. Sesuatu yang tidak bisa diinterupsi. Tetua Zhang terdiam. Ia tidak terbiasa dipotong bicara, tidak terbiasa didengarkan dengan cara yang membuat dirinya sendiri terpaksa berpikir ulang, apalagi oleh anak berusia tujuh belas tahun.
10803 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as seventeen fear
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status