Tukang Pijat Super
Ia ingin meminta izin untuk pergi ke toilet, berharap bisa keluar sejenak dari kekacauan ini.
Namun, sebelum ia sempat bergerak, tangan Winda tiba-tiba menarik pergelangan tangannya dengan kuat. Juned terkejut. “Winda, ada apa?” tanyanya sambil mencoba melepaskan diri.
Winda, dengan senyum mabuk yang terpampang di wajahnya, mendekat ke arah Juned sambil berbisik pelan, “Juned... kamu ini... hebat sekali, ya. Aku nggak pernah lupa bagaimana kamu menyembuhkanku waktu itu.”