여기 shinbi house leon와 관련된 45개의 소설이 있습니다. 일반적으로 shinbi house leon와 같은 이야기는 Romansa, Urban 및 Fantasi 등의 다양한 종류에서 만나볼 수 있습니다. GoodNovel에서 Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami! 부터 시작해보세요!
kata bibik pada Hanun.
“Iya, Bik, makasih ya. Nanti saya siapkan semuanya.”
Hanun pun bersiap. Semua rumah juga sudah ia rapikan. Pukul lima sore, Leon tiba di rumah. Pria itu tersenyum melihat keadaan rumah sangat rapi dan bersih. Aneka makanan sudah ada di atas meja.
“Kita seperti mau kedatangan tamu agung saja,” kata Leon pada Hanun yang baru saja selesai mandi.
Tangannya bergeser sedikit, lalu melingkari pinggangku, menarikku mendekat.
Leon melirik ke arah suamiku. “Ah, kau pasti suaminya. Aku Leon, teman SMA Seraphina.”
Lucian menjabat tangan Leon dengan wajah dingin. “Lucian Devereaux. Senang bertemu.” Nada bicaranya terdengar seperti ancaman sopan.
“Lucian, Leon ini dulu selalu juara kelas. Pernah satu kelompok eksperimen biologi denganku, kan?” ujarku, mencoba menghangatkan suasana yang mulai membeku.
Leon memberi isyarat agar Nannia keluar dari ruangan agar bisa memberi waktu bagi mereka untuk bicara berdua.
“Mungkin saya bisa menjelaskannya, Nona Giana.”
Giana mengerutkan dahinya, melihat pria tua dengan pakaian seperti seorang butler yang ada di film-film. “Dan … siapa Anda?” tanya gadis itu.
“Saya Leon. Kepala ART kediaman Tuan Adam Bright.” Leon membungkuk sedikit sebelum duduk di seberang Giana, memperkenalkan dirinya.
Leon menggerung kesal.
"Sudah, lihatlah ada Master Shin Wu di sini. Sebaiknya kita jangan berisik, jaga adab dan sopan santun!" Dewi Bulan melirik sosok pria tua berkepala plontos yang nampak sedang fokus bersemedi di kursinya.
"Kamu yang harusnya seperti itu!" Leon bersungut. Dewi Bulan tersenyum cuek.
"Dewi, ada yang ingin Kubicarakan dengan mu!" Lilian menghampirinya. Alis Dewi berkerut heran.
Leon pun sudah turun dari kamarnya sambio menggendong Shafiyya yang sudah cantik dan berganti pakaian.
"Kamu mandiin Shafiyya, Pah?"
"Iya dong, suami teladan harus bisa bantuin istri biar dapet jatah ... Eh biar kamu tambah cinta sama aku, Sayang. Ia biar tambah cinta." sahut Leon keceplosan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Rena hanya menggelengkan kepala melihat kelakukan putra satu-satunya itu.
Sinar matahari yang pucat menerobos celah gorden, menyinari sisa-sisa pertempuran mereka semalam, kemeja sutra yang robek, kancing-kancing yang berserakan, dan aroma parfum maskulin yang bercampur dengan keringat.
Elena tidak bergerak. Ia teringat bisikan Leon sebelum tidur. Leon tahu tentang kunci itu.
Pria di sampingnya ini bukanlah manusia yang bisa dikelabui dengan air mata atau rayuan murahan. Leon adalah predator yang membiarkan mangsanya merasa menang hanya untuk melihat seberapa jauh sang mangsa akan berlari sebelum ia mematahkan kakinya.
“Manusia tidak jelas. Tidak bisa ditebak seperti bunglon. Sebentar merah, sebentar hijau.”
Tawa Jo meledak mendengar jawaban Brianna.
Ia bersedekap, bangga karena Jo tertawa atas celetukannya. Dan itu memang benar, Leon itu seperti bunglon. Berubah-ubah sesuka hatinya.
Saat itu, Leon mendadak lewat di depan mereka. Membuat Jo seketika terdiam, sementara Brianna yang panik karena bicara sembarangan segera menunduk, menyembunyikan wajahnya.
Seketika Sabiya teringat kata-kata yang sempat terlontar dari bibir Rain.
"Kamu ga pantas dengan orang jahat seperti Leo. Dia juga terlalu misterius untukmu yang polos ini, Sweetie."
Sabiya mendadak takut dengan Shin. Dia jadi bingung harus percaya dengan siapa. "Siapa kamu sebenarnya?"
Shin tidak menyangka dalam keadaan runyam seperti ini Sabiya malah menanyakan hal macam itu. "Biya, aku suamimu."
Leon.
Leon menghempaskan tubuhnya ke atas sofa dalam rumah mungil Gavin. Dia mengeluarkan ponselnya dan membuka game petualangan yang sangat disukainya. Dari arah dapur, Gavin menghampiri sahabatnya itu. Dia meletakkan dua kaleng bir dan juga beberapa snack.
“Kau tidak pergi berkencan, Gavin?” tanya Leon tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponselnya.
sahut Midori bersedekap melirik ke arah Leon.
"Semangat yang bagus. Sepertinya kita harus membangunkan ketiga beruang kutub di belakang karena sudah sampai di rumah!" ujar Leon memasuki halaman depan mansion house milik kakak sulungnya dan berhenti di depan teras.
Hai Kakak Kakak Pembaca novel Suami Kontrak, sekuel season 2 buku ini sudah rilis hingga tamat lho dan itu exclusive di GN. Kebetulan novel itu menang lomba Cerita Cinta di Kantor juga, mungkin kalian penasaran untuk membacanya juga. Thank you ... love you all
malapalas
BACA novel berjudul :FREL.
Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.