Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Ia berhenti. Beberapa meter dari Aruna. Menatap. Tidak langsung menyerang. Tidak langsung berbicara. Namun— mengamati. “Anomali terdeteksi.” Suaranya berbeda. Tidak kasar. Tidak retak. Namun dingin. Tegas. Pelangi berbisik, “Aku lebih takut yang ini…” Bima tidak ada— namun jika ada— ia pasti setuju. Aruna melangkah maju.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Ia menerjang Batari dengan kegilaan seorang predator yang kelaparan, seolah-olah wanita di hadapannya adalah mangsa paling suci sekaligus paling berdosa yang pernah diciptakan semesta. Tubuh ramping Batari terhimpit kasar di antara permukaan pintu yang dingin dan dada bidang Victor yang sekeras batu. Hawa panas dari kulit pria itu membakar pakaian sutra *midnight blue* yang dikenakan Batari, melumat habis sisa-sisa udara sejuk yang sempat tersisa di antara mereka.
10581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Oke, meskipun posisinya tidak akan mampu menggantikan kebutuhan air putih. “SANGAT! Tadi aku pesan minuman Taro. Dan rasanya benar-benar enak. Mungkin besok kita bisa ke sana sama-sama. Kamu harus coba! Harus!” “Sebegitu enaknya kah?” “Hmmm..” kepalaku mengangguk. “Tapi tadi siang ada kejadian buruk. Minumanku tumpah dan membasahi jas laki-laki tampan yang entah darimana asalnya dan tidak diketahui identitasnya?” Kejadian tadi siang teringat dan terputar kembali. Bola mata coklat muda itu terasa begitu melekat di ingatanku.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
ALARICK

ALARICK

Tuan Muricio menghampiri Nerissa yang sudah lebih dulu duduk di sofa. “Apa alasan Tuan melarang Alarick mengikuti turnamen?” tanya Nerissa. Netranya memandan tuan Mauricio takut. Walaupun sudah sering bertemu, tetap saja dia merasa segan pada pria paruh baya di hadapannya ini. “Aku tak ingin dia terluka. Kau tahu dengan jelas dia satu-satunya anak yang aku punya.” Raut khawatir terpatri jelas di wajah tuan Mauricio.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
Satu set sofa kecil dengan meja berwarna hitam putih dengan taplak meja merah. “Iris? ” Iris nyaris melompat terkejut ketika Aria tiba-tiba menggenggam pergelangannya tangannya. Melihat reaksi Iris, Aria tertawa pelan. “Aku seperti baru saja kehilangan sebagian nyawaku...” kata Iris, mengelus dadanya karena terkejut. “Ayo sini,” Aria menariknya menuju ujung ruangan dimana rak disana berisi belasan hingga puluhan botol kaca yang sudah tidak asing bagi mereka. “Apa yang kita butuhkan mungkin ada disini.”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore Mumpung padhang rembulane Mumpung jembar kalangane Yo surako Surak iyo (Sumber:https://m.bola.com/ragam/read/4294308/lirik-lagu-lir-ilir-tembang-dolanan) Musik itu berputar beberapa kali. Bahkan Ant dibuat tertidur karena mendengarnya. Hatinya ikut tenang dan ia merasa damai. Tanpa disadari Ant, ada sebuah tangan yang bergerak lembut. Memperlihatkan sisi kehidupan selain garis naik turun yang ada di layar mesin. Mata sayu yang selama enam bulan ini menutup kini terangkat le
104.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Jiro berdiri di depan konsol kendali, jarinya menari di atas layar holografik yang baru saja ia aktifkan. "Aiko! Kau datang tepat waktu untuk melihat 'Penciptaan Kembali'!" Jiro tertawa gila. "Lihatlah! Sistem Blue Phoenix-mu sedang membedah kode enkripsi alam semesta. Sebentar lagi, aku akan memiliki kendali atas setiap transaksi, setiap komunikasi, dan setiap rahasia di planet ini!"
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
Cinta Di Ujung Botol

Cinta Di Ujung Botol

Jantungnya berdetak cepat, seolah tubuhnya tahu bahwa setelah ini, tidak ada lagi jalan kembali. Folder terbuka. Di dalamnya hanya satu file video. Judulnya: "CODE VIREO: Legacy or Catastrophe?" Klik. LAYAR MENAMPILKAN VIDEO REKAMAN ARSIP. Waktu di pojok kiri bawah menunjukkan tahun yang belum pernah dilihat Rio sebelumnya. Dalam layar: Robby, dan seorang pria asing berdiri mengelilingi sebuah tabung silinder transparan berisi cairan gel biru.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

Ringisan Raga terdengar seperti teriakan saat Amora memukul lengannya. "Eh, tangan lo sakit?" tanya Amora panik. "Enggak, kok, gapapa." Amora menarik lengan kanan Raga dan menggulung lengan kaos Raga sampai ke pundak. Amora membulatkan matanya saat melihat lengan Raga yang berwarna biru keunguan. "Tangan lo kenapa, Ga?" Raga menarik lengannya, kemudian tersenyum simpul. "Ini luka anak cowok, Ra. Biasa, lah."
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
FESTIVAL TERAKHIR

FESTIVAL TERAKHIR

Rupanya ia sedang mendengarkan sebuah audio. Jevano mengeja judul audio yang tampak berjalan ke arah kiri di handphone kakaknya. Rekaman-band-the liar-SMA-pelita-harapan-2012.mp3.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai shiroko terror blue archive
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status