Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEAK

LEAK

Seiring terbentuknya lubang di tembok pembatas yang cukup besar. "Ckckck, kau ini menyerang tanpa perhitungankah? Atau cuma itu saja kemampuan bela dirimu?" tanya sosok bertopeng itu sambil berjalan dan menghela napas panjang sebelum kembali berkata, "bukankah semakin tinggi kasta kita sebagai leak, semakin tinggi juga kemampuan bela diri kita? Atau kastaku yang jauh lebih tinggi darimu, Arjuna." Dengan nada yang mengejek serta merendahkan.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

kata Alisya sedih. "Jangan sedih. Semua orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Adikmu itu, belum tentu punya wajah secantik kamu, 'kan?" hibur Reno. "Dan aku yakin banget, suaranya juga nggak akan sebagus suaramu." "Makasih, Kak. Kata-kata Kakak ngehibur aku," kata Alisya dengan mata berkaca-kaca.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Mereka pun duduk berdua dibawah pohon yang rindang. Ana menarik nafas panjang, “Novan, I love you. Really loving you. Tapi kita harus sadar, kadang tidak semua yang kita inginkan bisa kita dapatkan.” Ana mulai meraih tangan Novan, “maafkan aku terlalu pengecut untuk memilih bersama kamu. Aku pun sadar kita sangat berbeda baik dari keluarga dan lainnya, hal itu akan menyusahkan kamu kedepannya.”
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
Beautiful Fault

Beautiful Fault

Debaran kuat dan sorot terpakunya bekerja dalam satu waktu. “Terima kasih sudah menjadi bagian di dalam hidupku.” “Maaf, jika aku tidak bisa membuatmu selalu bahagia.” “Karena aku hanya seorang pria yang tidak akan bisa menjadi orang yang kau banggakan. Aku tetaplah pria dengan segala kekurangan yang dipunyai.” **
9.711.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

Kemudian melepas sepatu ku seraya berjalan-- setelah menaruh botol itu kembali kedalam kulkas-- melemparnya sembarangan, sehingga sepatuku pun jatuh secara acak di tempat berbeda--satu diatas sofa, satunya lagi diatas meja furniture -- aku tidak peduli. Tidak seharusnya aku seperti ini, membiarkannya mengikuti pertandingan Voli tadi dengan tubuh tulangnya itu--tidak berlebihan menyebutnya begitu, mengingat tubuhnya yang teramat sangat kurus seperti kekurangan daging namun masih ideal hanya saja dia tidak mempunyai otot di perut dan lengannya,tidak seperti aku. Tentu saja!-- benar-benar sialan pangkat kuadrat!!.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
Misunderstanding

Misunderstanding

“Demi Demian Adit yang gantengnya selangit, belakangan ini gue jadi kepikiran, sahabat macam apa, sih, gue, sampai enggak pernah tahu gimana beratnya lo ngadepin masa sulit sendiri. Dan demi Tuhan Yang Maha Esa, gue ngerasa bersalah banget sama lo, Ara.” Erick menyampaikan penyesalan terdalamnya sambil menatap kecantikan Ara melalui pantulan cermin yang terletak dalam kamar di sebuah kediaman mewah milik keluarga Saga.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Di belakang gadis itu, matahari perlahan terbenam. Menakjubkan. Indah. Kata-kata itu mungkin tak cukup untuk melukiskan apa yang tengah disaksikan Joon. Ia meraba-raba ponsel di saku celananya dan ketika menariknya keluar, ia mendesah kecewa. Ia lupa kalau sejak satu jam yang lalu ponselnya mati karena kehabisan baterai. Sayang sekali, padahal ia ingin sekali mengabadikan pemandangan indah itu.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
Difficult

Difficult

Leo mencoba mengingat pembicaraan mereka terakhir. “Mungkin dia ingin bicara sama kamu lagi, ingin kamu berubah pikiran.” Tania memberikan pendapat “Manusia terkadang menyesal belakangan, mami lihat dia sekarang mengalami itu. Kamu harus memikirkan bagaimana harus bersikap, jangan mengulang kesalahan yang sama. Dia tahu kelemahan kamu adalah Risa, jadinya memanfaatkan ini agar kamu melakukan perhatian dan kembali sama dia.”
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai shortcomings
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status