Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kuntilanak dan Bunga Kematian

Kuntilanak dan Bunga Kematian

"Adzan maghrib sudah berkumandang. Langit sudah mulai gelap. Ayo kita pulang dulu dan mengabarkan pada Pak RT kalau tugas kita sudah selesai." Eko dan Jaka kemudian naik dan melemparkan pacul mereka masing-masing ke atas. "Jangan taruh semua pacul di atas, Ko. Sisakan satu di dalam lubang kuburnya. Itu pesan Mbah Raji tadi padaku." Darno lah yang akhirnya melemparkan cangkulnya sendiri kembali ke dalam lubang kubur. "Kakehan mitos koen." celetuk Eko. Eko memang yang paling menentang kalau bicara segala sesuatu yang dianggapnya sebagai mitos dan cerita isapan jempol semata.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

ucap Reyhan. "Aku suka duduk di luar sini," balas Saras. "Kalau aku lebih suka duduk mojok di bagian dalam ruangan ujung restoran Kizahashi daripada di ruang Arumanis." "Mas nama ruangannya kok unik?" tanya Permadi. "Iya, jadi sebenarnya restoran all you can eat di hotel ini ada dua yaitu arumanis dan kizasahi, cuma lokasinya bersebelahan dan sudah satu dengan paket all you can eatnya hotel ini."
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Bedanya, aku duduk di kursi paling pojok, tapi masih bisa mendengar obrolan mereka. “Kalila kan sekarang udah kuliah di kota.” Nenek menjawab dengan bangga sambil sesekali mengunyah nasi di dalam mulutnya. “Karina?” “Karina juga di Bandung. Mereka kuliah di kampus yang sama. Nggak abis pikir juga sama mereka tuh, selalu samaan. Ke mana-mana berdua, udah kayak anak kembar.” Ada tawa yang menghiasi bibir nenek saat mengatakan itu.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 770 kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Malang

Kupu-Kupu Malang

ancam Aurora. "Jangan, dong, Tante ... kalau sudah bukan istri orang, boleh 'kan?" "Kamu itu ada-ada saja, Ken ... Kita mulai makan saja sekarang. Menanggapi buaya darat nggak ada habisnya," kata Diana. "Casanova, Tante." Ken terkikik geli. "Idih ... begitu aja bangga," celetuk Renata.
1045.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Primadona Desa

Dokter Ajaib Primadona Desa

Dua buah yang berwarna kuning terlihat seperti sepasang mata harimau dan memancarkan tekanan yang mengguncangkan jiwa. Sementara itu, obat spiritual yang berbentuk kura-kura hitam dan burung hitam tidak perlu dijelaskan lebih banyak lagi. Semuanya adalah harta langka yang hampir mustahil ditemukan di dunia luar dan hanya dengan melihatnya saja pun sudah cukup untuk membuat siapa pun merasa takjub.
9.43.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68.4K kali sebagai si kancil dan kura kura
Tampilkan Ulasan (276)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

"Kita sedang berdiri di atas punggung Kura-Kura Dewa." Hening sejenak. Han Sheng mengerutkan alis. "Maksudmu… kita berada di atas makhluk hidup?" Lin Gong mengangguk cepat. "Ya! Kura-Kura Dewa ini legendaris! Ukurannya sebesar daratan. Ia tidur selama ratusan ribu tahun, dan ketika ia bergerak, ia menciptakan dimensi baru di dunia ini." Han Sheng masih tampak tenang. "Kalau begitu, kita hanya perlu turun dan pergi."
9.859.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Ayu dan Nyiur semua sama-sama sosok yang menggemaskan. Nyiur: “Karena yang terlalu indah tidak bisa didefinisikan.” Nyiur: “Nanya balik, tapi yang Mas ucapkan dibiarkan gantung.” Harsa: “Jawabnnya udah kamu jawab. Luas persegi sama dengan panjang kali lebar. Coba diamati kata Tulus, udah panjang kali lebar kan? Hahhaa.” Nyiur: “Awas ya besok! Nyiur gak mau bikinin telur favorit Mas!”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

sahut Cucu. Akibat bertemu tiba-tiba dengan Cucu yang tinggi besar dan Rimba Rangkuti, Lon Chang, si Pengembara Botak dan Yu Lie berhalusinasi. Mereka mengidentikkan tubuh Cucu dan Rimba ramping seperti kijang, tapi kulitnya bersisik keperakan dan matanya bersinar kehijauan. Mereka berdua hanya menatap dengan sorot yang tak manusiawi. Lalu halusinasi mereka mulai ngaco, hingga mitos Qisao, Gunung Xuelan dan sebagainya menjadi igauan. Di padang rumput, mereka berhalusinasi, mengigau. Sementara Rimba dan Cucu hanya mampu tertegun melihat tingkah Lon Chang dan Yu Lie.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Tapi sebelum ia bisa menyentuhnya, kura-kura kecil itu menyelam ke dasar kolam dan menghilang, meninggalkan jejak cahaya keperakan. Sinta dan Jun Ho terpesona oleh kehadiran kura-kura putih yang misterius itu. Mereka merasa bahwa ada sesuatu yang istimewa dari makhluk itu, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Mereka pun merasa bahwa kura-kura tersebut membawa sebuah pesan atau pertanda yang penting bagi mereka berdua. Dengan hati penuh haru, Sinta dan Jun Ho memutuskan untuk mengikuti jejak cahaya keperakan yang ditinggalkan oleh kura-kura kecil tersebut, tanpa tahu apa yang akan menunggu mereka di ujung perjalanan tersebut.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Sebelum keluar dari goa dia tendang lebih dulu kaki kiri Patandai. Lalu berkelebat pergi sambil tertawa cekikikkan. Di satu tempat gadis itu menyelinap ke balik pohon-pohon besar tumbuh rapat berjejeran. Di balik pepohonan mendekam seekor kura-kura raksasa berwarna coklat. Tidak seperti kura-kura biasa, binatang yang satu ini memiliki dua buah sayap yang bisa dilipat dan direntangkan. Si gadis melompat naik ke atas kura-kura raksasa lalu mengetuk punggung binatang ini tiga kati. Kura-kura keluarkan kepalanya, sayap di kiri kanan direntang lebar. Sesaat kemudian binatang aneh ini melayang terbang di udara meninggalkan puncak Gunung Patimerapi.
1031.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 981 kali sebagai si kancil dan kura kura
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status