KAMI YANG DISIA-SIAKAN BAPAK
Aku sudah semakin besar.
“Ini tugas bahasa Inggris dari guru favoritnya Garda, Kak, Bu Jingga.” Adrian berseloroh.
“Guru favorit Genta dan Hafiza juga, Kak. Bukan Garda saja.” Garda menoleh pada Genta dan Hafiza, perempuan satu-satunya dalam kelompok mereka.
Aku mendekat dan ikutan duduk. Tertarik dengan bahasan guru favorit mereka.
“Oh, ya? Kenapa cuma Garda, Genta dan Hafiza saja yang memfavoritkan Bu Jingga? Adrian enggak?” Aku menatap adikku. Adrian menggaruk kepala, “Ian pusing bahasa Inggris, Kak.”
Bab Populer