Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

"Dulu tidak. Tapi sekarang aku punya banyak teman." Jacob mengerutkan kening. Tidak ada anak lain di pulau ini selain Luna, jadi siapa yang ia maksud sebagai teman? Rasa penasaran Jacob akhirnya terjawab saat Luna melanjutkan. "Temanku adalah kelinci-kelinci di pulau ini. Mereka banyak sekali, dan aku sangat menyukai mereka!" katanya dengan penuh semangat, membuat wajahnya berseri-seri.
9.9116.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
ISTRI LUPA DIRI

ISTRI LUPA DIRI

Lalu, dia berbicara pelan. “Ada seseorang… seseorang yang dulu pernah menjadi bagian dari hidupku. Aku pikir dia sudah menghilang, tapi ternyata aku salah.” Rachel menelan ludah. “Siapa dia?” Martin menoleh ke arah Rachel. Tatapannya penuh rasa bersalah. “Namanya Adrian.” Rachel mengerutkan kening. “Adrian?” Martin mengangguk. “Dia dulu sahabatku. Kami tumbuh bersama di panti asuhan yang sama. Kami selalu berjanji untuk saling membantu, untuk berbagi segala hal—termasuk kesuksesan.”
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
Ambisi Sang Penguasa

Ambisi Sang Penguasa

"Di mana kau saat aku masih susah? Seorang teman tidak hanya datang di waktu senang saja. Aku tidak bisa menganggapmu sebagai teman, kecuali orang yang memanfaatkanku." Teman sejati Luis hanyalah Emma. Selain berperan sebagai gadis pemikat hati, dirinya juga setia sebagai teman di kala sepi. Hanya Emma orang yang punya niat menegurnya di hari pertama sekolah, waktu masa orientasi hampir tidak ada yang mau satu tim dengan Luis kecuali sang gadis. Tatkala orang lain mengucilkan, Emma selalu menguatkan. Orang-orang gemar sekali mengolok-olok kemiskinan, hidup susah memang menjengkelkan.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Ucap Mas Gala. “Siapa mereka?” Tanya Lara. “Salah satunya Liza.” Jawab Mas Gala. “Selain Liza apa ada yang aku kenal?” “Semuanya kamu kenal kok, Ra.” Pikiran Lara langsung mengarah kepada teman-temannya di komunitas platform kepenulisan itu. Tidak ada selain mereka yang menjadi rekan Lara sekaligus rekan Mas Gala juga. “Oh my God.” Gumam Lara, seakan dia tidak sanggup lagi untuk bertanya siapa mereka.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

Sekarang bukan waktu yang tepat. [Lus, yang benar deh! Mungkin itu saudaranya Putri? Jangan asal tuduh takutnya mereka tersinggung. Nanti kamu dalam bahaya.] [Beneran Al, kalau itu saudaranya enggak mungkin juga selengket itu. Mana ada sama suadara ngelendot-ngelendot manja.] [Memang mereka enggak malu sama teman-teman yang lain, Lus?]
1069.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Kalau mungkin saja Lusi punya teman lain yang bernama Adiba. "Iya, benar. Ini aku, Adiba itu. Ya Tuhan! Kamu tahu? sudah berapa lama aku mencari nomormu. Sulit sekali menghubungi orang sibuk sepertimu," cetus Adiba, sedikit mengejek. Lusi hanya terkekeh sembari menggelengkan kepala. "Bagaimana kabarmu?" "Alhamdulillah, baik. Kamu bagaimana?"
9.7258.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Javier tentu saja tidak membenci orang-orang seperti itu, jadi dia sengaja menyuruh meletakkan satu set lagi peralatan makan di kursi kosong. “Temanmu boleh kok bergabung dengan kita,” katanya. Mendengar Javier berkata seperti ini, membuat Luca merasa disegani. Dia segera mengirim alamat ke temannya tersebut. “Namanya Thorin Gerard. Keluarganya bekerja di pertambangan batu bara di Westmount, tetapi dia sendiri cukup sukses di Medb dalam beberapa tahun terakhir.”
9499.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.0K kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMEN TAPI DEMEN 6 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Cemburu memang terkadang bisa datang ketika melihat orang yang sering bersama kita tiba-tiba mempunyai teman baru. Temen baru yang jelas-jelas menyimpan perasaan lain. Dan itu pasti datangnya selalu di akhir. Penyesalan memang terkadang selalu menakutkan. Soni tidak bisa menjawab pertanyaan Shasa sama sekali. Ia lebih memilih pergi meninggalkan rumah Shasa.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

“Aku udah bilang, kamu itu harusnya pergi yang jauh, Kar. Nggak akan ada yang mau temenan sama kamu. Adik dari seorang ODHA yang udah meninggal dunia.” Karina mengatur napas. Dara? Karina menyebut nama cewek itu dalam hati. “Kamu itu kuman di sini. Kasihan dong sama yang lain. Kamu harusnya sadar diri. Sekarang udah nggak ada lagi yang mau temenan sama kamu, kan?” Tiba-tiba kelas yang tadinya kosong, menjadi penuh. Sebagian dari mereka adalah orang-orang yang Karina kenal. Salah satunya ada Lia, teman sebangkunya saat SMP.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
Sosok Teman Khayalan

Sosok Teman Khayalan

Kalau Regina hanya teman imajinasiku, kenapa setiap kali aku mengambil dua porsi makanan, dia selalu menghabiskan makanannya? Di ingatanku, prestasi Regina selalu yang terbaik. Aku berlari ke daftar peringkat dan menemukan kolom yang seharusnya milik Regina basah dan berjamur hingga namanya tak terbaca lagi. "Ternyata Regina benaran nggak ada ...." Aku mulai merasa takut. Jika orang-orang tidak bisa melihat Regina, berarti dia tidak hidup di dunia ini. Lantas, siapa yang berteman denganku selama ini?
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai siapa temannya lupus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status