Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Sebelum pergi seperti biasa Agista pergi ke danau untuk menemui dan curhat pada bunga teratai yang ada di sana. "Hai teratai, aku akan pergi. Aku ingin menghapus semua kenangan buruk yang ada di sini dan mencari kehidupan baru. Selamat tinggal, jika suatu saat Yuda datang padamu dan menanyakan keberadaan ku tolong jangan katakan aku di mana!" Seperti bicara pada manusia saja, Teratai memang sahabatnya sejak lama. Karena dia tidak memiliki sahabat dekat, hampir semua teman-teman sekolah dia menjauhinya dengan alasan miskin.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

tanya kembali Adinda yang membuatku harus kembali berenang dalam lautan kenangan. "Ya ... aku juga masih ingat. Hal demikian pula yang sampai saat ini aku jadikan sebagai motivasi," ujarku sembari kembali memandang Adinda dengan sebuah senyuman. Kulihat kala itu rintik hujan mulai kembali turun. Dan senyum Adinda kembali terpancar mendengar jawaban yang aku ucapkan. Entahlah, rasanya hangat sekali meski terkadang tetes hujan mengenai badan.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Karena ketika besok lusa kamu patah hati, setiap kali hujan turun, kamu akan terkenang dengan kejadian menyakitkan itu. —Tere Liye— Sh*t! F*ck you, Vlad! *** Bersambung
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 511 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
ANILA - Kutukan Angin

ANILA - Kutukan Angin

[sebab hujan, selalu buatku tenang] [dengan hujan, teriakku tersamarkan] [tanpa hujan, tiada kehidupan] [tanpa hujan, tiada kedinginan] [tanpa hujan, tiada nikmat Tuhan yang indah [tanpa hujan, tak akan ada cerita,] [tanpa hujan, tidak akan ada pelangi] [tanpa hujan, tiada rasa ketakutan,] [tanpa hujan, petir tak akan datang,] [dari hujan, dapatkan kebasahan] [dari hujan, semua dapatkan makanan,] [karena hujan, aku jadi banyak belajar] [karena hujan,] [Ingatkan ku akan–] saat di puncak rasa untuk menuliskannya tiba-tiba Anila terganggu oleh ketukan sebuah pintu Tik tok tok!
108.8K viewsOngoingAdded to Library 254 Times as tokoh novel hujan tere liye
Show Reviews (73)
Read
+Library
Asya Ns
Maaf, ya temen-temen. Writer nulisnya gak konsisten upload setiap hari. Tapi writer tahu kok, masih ada yang bersedia baca. Makasih bgt. Writer janji, kok, ceritanya bakal tamat. Sesegera mungkin. (つ≧▽≦)つ
dwipa promosi
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Tunangan Kontrak Grand Duke

Tunangan Kontrak Grand Duke

Kembali ke novel 'I'm Sorry, But I Don't Love You!' —yang pernah dibaca oleh Jia. Ini akan menjadi point of view terakhir dari novel tersebut. Kenapa novel itu disebut sebagai novel bad ending? Tidak hanya itu saja, novel tersebut bahkan mendapat predikat sebagai novel terfenomenal dan sangat best seller yang memiliki banyak pembaca karena ceritanya yang terlalu sedih.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

Maylin tertawa keras-keras seiring air mata menitik jatuh dari kelopak matanya. "Pria itu mengusap kepala putrinya dengan begitu lembut dan mereka tertawa bahagia bersama-sama. Dulu dia pernah melakukan hal yang sama padaku dan Rayla. Mengingat semua itu, kini hanya membuatku semakin membencinya,” imbuhnya dengan derai air mata. Langit yang mendung kian lama kian pekat gelapnya. Angin dan guruh petir silir berganti. Tak lama kemudian, hujan turun mengguyur jalanan.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
Tante, Tahan! Nanti Keterusan

Tante, Tahan! Nanti Keterusan

Keesokan harinya, langit tertutup awan kelabu pekat sejak siang. Menjelang pukul tiga sore, hujan badai turun dengan suara gemuruh yang menghantam atap rumah mewah itu tanpa ampun. Kaca-kaca jendela besar bergetar pelan oleh terpaan angin kencang. Joni yang mendapat jatah libur mingguan dari kafe menghabiskan waktu di ruang tengah, duduk di atas karpet sambil membaca buku panduan manual mesin espresso yang dipinjamkan Ratna.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

“Kau tidak perlu pergi ke mana pun, Aira. Dunia akan datang kepadamu. Karena setelah api padam, giliran hujan yang akan menulis kisah baru.” Dan seolah mengerti, dari celah langit menetes butiran air pertama. Bukan hujan biasa — melainkan tetesan cahaya, jernih dan hangat. Mereka jatuh di kulit Aira, menyalakan setiap urat cahayanya hingga tubuhnya tampak berkilau seperti bintang yang sedang lahir kembali.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
Menari Bersama Hujan

Menari Bersama Hujan

Meihui menoleh, dan Rain mulai membaca pelan: "Ketika hujan pertama jatuh setelah kepergianmu, dia duduk diam di bawah jendela. Aku melihatnya dari kejauhan, dan aku tahu—dia tidak sedang mencari pelangi, dia sedang menunggu reda. Aku tidak datang untuk menggantikanmu, tidak pernah. Tapi jika cintamu adalah hujan yang mengajarinya bertahan, Maka biarkan cintaku menjadi langit yang tak lagi mendung." Meihui menutup matanya. Air matanya mengalir, perlahan, seperti hujan pertama setelah musim kemarau. Tapi kali ini, bukan karena duka. Tangis itu adalah campuran dari rasa syukur, rindu, dan penerimaan. Ia menyandarkan kepalanya di bahu Rain, tidak berkata apa pun untuk waktu yang lama.
813 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
Hati Yang Terpilih

Hati Yang Terpilih

*** Di Kediaman Ambu. Nazwa termenung di depan kolam ikan yang berada di halaman depan rumah Ambu. Ia menarik napas berulangkali sekedar mengurai resah yang melanda hatinya sedari ia membuka mata dari tidurnya. Entah kenapa perasaannya tidak tenang. Seperti ada hal yang membuatnya serba salah, tersudut, ah Nazwa tak mengerti bagaimana mendeskripsikan perasaannya saat ini.
6.5K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as tokoh novel hujan tere liye
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status