Jerat Manis Istri Siri
"Serius, Ly. Keputusanku sudah bulat. Maaf ya, Rosse, bukannya mau pamer, tapi suamiku jauh lebih posesif daripada pergerakan saham paling liar sekalipun. Dia ingin aku fokus di rumah, jadi nikmati saja klien-klien itu untuk kalian."
"Ya sudah, mau bagaimana lagi, kita harus menghargai pilihan Lana. Omong-omong, kalau nanti hamil, segera sahkan di KUA supaya statusmu makin legal sebagai istri sah. Kapan-kapan kita bertemu, yuk, makan bareng di mana gitu," cetus Prilly menengahi; ia memang selalu dewasa dalam menyikapi masalah.
"Doakan saja secepatnya ya, Prill. Soal bertemu, atur saja waktunya. Tapi kalian yang harus ke sini, aku sedang dalam masa 'tahanan rumah' yang sangat ketat."
Chapitres populaires