Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kutukan Sang Putri Antagonis

Kutukan Sang Putri Antagonis

Lambang "Ordo Penulis" "Kalian telah keluar dari jalur terlalu jauh, karakter-karakter yang memberontak," kata pria yang memimpin kelompok itu, suaranya terdengar datar dan tanpa emosi. Ia mengenakan helm yang menutupi seluruh wajahnya, hanya menyisakan celah sempit untuk matanya yang bersinar ungu redup. "Kami adalah Editor. Tugas kami adalah memastikan cerita berjalan sesuai rencana."
10658 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

“Kebohongan? Tidak. Aku menyebutnya versi lain dari kebenaran. Kau akan menata teks, menyunting iklan, memastikan bahasa rapi. Orang percaya pada kata-kata. Kau paham itu lebih baik dari siapapun.” Hera menggeleng cepat. “Tidak. Itu kriminal, Ruben. Aku, aku hanya seorang editor cabutan, Aku tidak mampu….” “Bisa,” potong Ruben dingin. “Dan bukan hanya itu. Sesekali, kau akan membawa map. Kontrak sponsor, invoice, daftar nama. Dari satu tangan ke tangan lain. Tidak ada yang curiga pada gadis kampus dengan wajah polos. Bukan?.”
731 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
Tergoda Suami Sewaan

Tergoda Suami Sewaan

"Yups. Kalau aku, kagumnya karena hasil ketikan Emak itu rapi dan sesuai EYD. Nyaris nggak ada typo." "Itu karena Emak editor akuisisi GN juga, selain harus paham ilmu penulisan, Emak juga berusaha menjaga nama baiknya, agar nggak dibilang EA abal-abal. Alias yang cuma ngejar target, tapi penulisnya nggak diarahkan." Puluhan menit terlewati, keduanya telah usai bersantap. Zaara berpindah ke samping kanan Hadrian. Kemudian mereka membahas detail terakhir persiapan acara yang akan berlangsung beberapa hari mendatang.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
DITALAK SETELAH AKAD

DITALAK SETELAH AKAD

Kinarsih sengaja menyimpan nomor Rian dan tak pernah sekali pun di menelpon pria itu. "Ha-halo," sapa Kinarsih. "Syukurlah. Apa kamu baik-baik saja?" tanya Rian. "Dari mana kau tahu nomorku?" tanya Kinarsih penasaran. "Dari editormu. Dia kan temanku. Aku lega kau telah banyak melangkah maju." Kinarsih tersenyum lembut seolah-olah Rian di depannya. "Tapi tulisanku masih sangat hancur. Bahkan platform yang memakai editor, belum menerima tulisanku. Aku masih menulis di tempat yang tanpa editor," ujar Kinarsih menghela napasnya lembut.
1020.5K viewsCompletedAdded to Library 553 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
LOVE THE LAW

LOVE THE LAW

"Copywriting-nya mau tetap pakai gaya naratif?" "Gunakan gaya jurnalistik, tapi sisipkan narasi humanis. Jangan terlalu editorial, tapi cukup untuk menggugah simpati." Di layar lain, sebuah program TV sedang menayangkan segmen khusus: "Kasus Valenha Batera: Siapa Sebenarnya Lelaki di Balik Buku-buku Itu?" Di studio, dua pembawa acara berdiskusi dengan seorang mantan jaksa dan seorang psikolog sosial.
932 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
Invitasi

Invitasi

“Dari latarnya saja sudah ketahuan kalau itu editan.” “Keterlaluan!” Isamu sering kali mengomel saat melihat berita atau membaca artikel yang lewat di Berandanya. Karena tidak suka dan merasa tidak masuk akal, biasanya Isamu akan membuat ulasan. Sebagian berisi pendapat pribadi dan sebagian lagi hasil analisa data yang ia punya.
9.910.0K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

Aroma tubuhnya yang maskulin bercampur keringat langsung tercium jelas oleh hidungku karena jarak kami sangat dekat. Argan membaca paragraf demi paragraf dalam diam. Matanya bergerak cepat membaca tulisan di layar. Sesekali dia mendengus pelan, dengusan mengejek isi babku yang ternyata tidak sesuai dengan isi pikiran dan gairahnya. "Jadi, ini tulisan yang dibilang bagus dan menyayat hati oleh editor kamu itu? Tulisan cengeng seperti ini dibilang bagus?" tanyanya sinis.
825.2K viewsOngoingAdded to Library 782 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

emosional yang diciptakan Lia dan Arka. "Dunia ini butuh narasi yang rapi, bukan kejujuran yang berantakan," suara The Editor bergema dari setiap layar digital di Neo-Jakarta. "Kami akan menyunting realitas ini hingga tidak ada lagi penderitaan, tidak ada lagi kontradiksi. Kami akan mengubah simfoni kalian menjadi sebuah garis lurus yang sunyi." Perjalanan ke Inti Gema
733 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
CEO Brondong itu Kekasihku

CEO Brondong itu Kekasihku

serunya sebelum sambungan percakapan kami terputus. Lega rasanya. Kekawatiran pada ancaman itu ternyata tidak mendasar. ‘Itu hanya seperti pepesan kosong,’ bisikku dalam hati sambil menyandarkan tubuh ke sandaran kursi. Sekarang aku bisa konsentrasi menyelesaikan pekerjaanku. Self editing, istilah memeriksa hasil tulisanku sebelum tayang. Nasib penulis tanpa editor tuh, gini. Setelah menulis harus disibukkan dengan memastikan apa tulisanku sesuai aturan atau tidak.
1043.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as sifat teks editorial
Read
+Library
FORBIDDEN LOVE (Cinta Terlarang)

FORBIDDEN LOVE (Cinta Terlarang)

Punya kualitas bacaan bagus, dan paham selera pasar. Saat mengkritik, tidak memaksakan pendapat pribadi. Harus pangkas ini pangkas itu tanpa diskusi dengan penulisnya. Akhirnya justru kehilangan karakter authornya sendiri. Paham tentang selingkung. Bahwa nggak semua tulisan fiksi harus disamakan dengan artikel, skripsi atau jurnal. Detail tentang logika dan banyak pengetahuan (saat harus riset). Gimana caranya biar diterima jadi editor NAF, Bang?
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 560 Times as sifat teks editorial
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status