Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bukan Tukang Parkir Biasa

Suamiku Bukan Tukang Parkir Biasa

Sudah ajakan keberapa kali ini. "Ck! Mas kenapa sih. Takut banget sama Mbak Dinar!" Sania bersandar di sofa dengan tangan melipat di dada dan memasang wajah cemberut Yuda memilih diam dan menyesap kopi yang di buatnya tadi.
9.9317.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.5K kali sebagai sini duduk
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Suriati Ramly
saran saya thorrr..kalau gak mahu update banyak² bab..jalan ceritanya jangan mutar mutar dong.kepanjangan jalan ceritanya.updatenya kelamaan dan babnya hanya sedikit membuatkan pembaca bosan menunggu kelanjutan cerita kapan selesainya...
Diana Ramly
yuda sepertinya ada rahsia ya.sangat mencurigakan tingkah lakunya.apa harus dinar hadapi lagi perselingkuhan dari suaminya setelah tunangannya?kalau iya memang kejam apatah lagi yang kedua ini suaminya.
Baca Semua Ulasan
Dinikahi Dosen Duda

Dinikahi Dosen Duda

Raga mengangguk "Benar. Saya seorang duda. Sebelumnya maaf mungkin fakta ini membuat kalian semua merasa kecewa pada saya. Dari awal saya juga tidak ingin berada diposisi ini, digilai oleh kalian. Tapi mau bagaimana lagi? Saya sudah berusaha acuh tapi kalian terus mengejar saya. Sekali lagi saya minta maaf." "Tidak apa, pak. Walaupun pak Raga duda, tapi aku tetap suka kok. Yang penting sekarang pak Raga udah single. Duda justru menarik, udah kayak sugar daddy," Teriak salah satu mahasiswi yang langsung disetujui oleh yang lainnya.
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 642 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Duda Bucin

Jerat Cinta Duda Bucin

sahut Inggrid. Mau tidak mau Sussana mempersilahkan Inggrid masuk, keduanya duduk pada sofa bersebrangan. “Jangan harap aku akan sediakan minum apalagi camilan, kami di sini hanya sementara karena aku sedang fokus menyelesaikan skripsi.”
9.8179.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Sorry, this is my heart (bahasa Indonesia)

Sorry, this is my heart (bahasa Indonesia)

Kayla segera menuju parkiran mengambil sepeda motornya dan kembali ke alun-alun untuk bertemu dengan Wika dan Ilham. Di dalam kantin, Sutan tengah memesan sarapannya kemudian mencari bangku kosong. Di sebuah bangku dia melihat Dicky sedang duduk bersama dengan dosen baru. Segera Sutan menghampiri mereka. “Hay, boleh gabung?” tanya Sutan saat sampai di depan meja. “Tentu boleh dong!! Sini pak, sebelah saya...” jawab Dicky kemudian menggeser duduknya untuk tempat duduk Sutan.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
RADINKA

RADINKA

Dinka duduk bersila di rerumputan tepat pada lapangan luas sekolah. Tentu saja dirinya tidak bodoh, dirinya duduk di bawah pohon menghindari panasnya terik matahari. Dinka sedang meminum minuman gelas ditemani Gea dan Tirni di sampingnya. Gea dan Tirni sedang membicarakan cowok yang mereka sukai, kata yang lebih keren dikalangan kaum perempuan, curhat.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

“It’s okay, Din.” Mereka duduk di kitchen island dan mulai makan. “Kamu sekarang minum kopi?” tanya Bima. Dinda mengangguk. “Tapi pakai susu.” “Kenapa? Bukannya kamu nggak suka?” “Biar nggak ngantuk,” jawab Dinda sambil mengangkat bahu. “Soalnya aku sering kurang tidur, jadi siangnya di kantor ngantuk, deh. Tapi lama-lama jadi kebiasaan.”
1018.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 666 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Brave Heart

Brave Heart

Xander ini fixed pecinta burung nuri. Seruni tidak henti-hentinya mengagumi interior megah rumah Xander. Saat Xander mempersilahkannya duduk, Seruni nyaris terjengkang. Empuknya bantalan sofa membuat bokongnya langsung melesak ke dalam saat menyentuh permukaan sofa. Maklum saja, di kampung ia terbiasa duduk di kursi kayu yang keras. Makanya cara duduknya adalah menekankan seluruh beban tubuh ke sofa. Tidak heran kalau ia nyaris terjengkang. Setelah melihatnya duduk, Xander pun menyusul duduk di hadapannya.
1038.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 967 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

HAJATAN MISTERIUS DI RUMAH KEPALA DESA

“Tolong pastikan… tidak ada yang duduk setelahku.” Jaka tidak menjawab. Ia tidak yakin bisa menepatinya. Meja berhenti tumbuh saat tinggi dudukan tepat sejajar lutut Sari. Seolah mengukur. Menyesuaikan. Tidak ada sandaran yang memaksa. Tidak ada tangan kayu yang menarik. Sari duduk dengan sendirinya. Dan saat itu terjadi— suara desahan panjang memenuhi ruangan.
647 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
JANGAN PAKSA AKU MENIKAH, AKU MASIH MUDA

JANGAN PAKSA AKU MENIKAH, AKU MASIH MUDA

Aroma tubuh Sifa yang terasa familier malah membuat kepala Shinta semakin kencang denyutnya. "Duduk sini dulu." Sifa membantu Shinta duduk di kursi yang terbuat dari batang pohon. Tempat favoritnya dulu. Sifa duduk di samping Shinta, menahan batinnya yang menjerit saat melihat Shinta menahan sakit.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Mesum

Dinikahi Berondong Mesum

Tak apa, setidaknya tidak baku hantam lagi. ----------- "Geser." "Elo yang geser." "Dih, lo gak lihat ya, duduk gue sempit nih. Cewek kok duduk gak ada aturan," tukas Dita sebal. "Biarin. Enak gini."
9.278.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai sini duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status